Belum lama ini, terjadi kecelakaan fatal yang viral di media sosial. Diduga penyebab kecelakaan tersebut karena mengantuk. Perjalanan mudik Lebaran memang melelahkan, karena dilakukan saat sedang berpuasa. Saat berkendara, konsentrasi yang tinggi sangat dibutuhkan. Pada video viral yang diunggah ulang oleh akun Instagram @jakartavox, belum lama ini, terlihat pengemudi mobil minibus menabrak pembatas jalan atau guardrail hingga menembus bagian belakang. Disebutkan bahwa kecelakaan tunggal tersebut terjadi di ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 275A. Kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi mengalami microsleep. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengatakan, memang kecelakaan di tol didominasi letih, ngantuk, dan microsleep. "Sering kali pengemudi memaksakan untuk terus berkendara ketika mata sudah 5 watt. Artinya, sensoriknya (mata) sudah melemah dan dibarengi dengan motoriknya. Selanjutnya, tinggal tunggu kecelakaan," ujar Sony, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Ilustrasi microsleep. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa microsleep saat mudik bisa terjadi dalam hitungan detik dan berisiko menyebabkan kecelakaan fatal. "Saat itu, pengemudi sudah seperti hipnotis. Pikirannya sudah tidak bisa mengambil keputusan untuk berhenti, ini yang sudah sering saya bilang. Istirahat jangan tunggu letih," kata Sony. Sony menambahkan, ketika tubuh sudah memberi sinyal pegal-pegal, mata menyipit atau perih, kecepatan melemah, dan pengemudi sudah tidak mampu membaca kondisi lalu lintas, maka disarankan segera berhenti. "Emergency-nya berhenti di bahu jalan, 5 menit mampu mem-booster badan tetap fit. Lakukan aktivitas keluar mobil, berdiri, streching sambil inhale dan exhale, supaya sirkulasi oksigen dan darah di dalam tubuh lancar," ujar Sony. Menurut Sony, 5 menit adalah waktu yang cukup untuk berkendara 1 jam ke rest area terdekat atau exit tol. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang