Calon mobil listrik Suzuki untuk pasar Indonesia, e-Vitara mengantongi rating keselamatan 5 bintang tes tabrak dari Bharat New Car Assessment Program (Bharat NCAP). Sertifikatnya diserahkan langsung di New Delhi oleh Nitin Gadkari. Dengan begitu, e-Vitara menjadi SUV listrik pertama di India yang meraih nilai sempurna di standar keselamatan tersebut. Pencapaian itu bukan tanpa alasan. Maruti Suzuki membekali e-Vitara dengan paket keselamatan yang lengkap bahkan untuk level terendah. Ada tujuh airbag standar, termasuk knee airbag untuk pengemudi. Hasilnya, skor perlindungan penumpang dewasa dan anak-anak sama-sama berada di level tertinggi, menambah deretan model Maruti Suzuki yang sudah lebih dulu meraih 5 bintang di bawah regulasi Bharat NCAP. Dikembangkan menggunakan platform baru HEARTECT-e yang khusus dibuat untuk kendaraan listrik, e-Vitara mencatat 31,49 dari 32 poin untuk perlindungan penumpang dewasa dan 43 dari 49 poin untuk perlindungan anak-anak. Bharat NCAP Suzuki e-Vitara Struktur bodinya dirancang lebih kokoh dengan lebih dari 60 persen material baja ultra-high dan high-tensile. Tujuannya bukan hanya memperkuat rangka, tapi juga melindungi komponen bertegangan tinggi dengan lebih optimal. Sebagai model global, pengujiannya juga tidak main-main. e Vitara sudah melewati simulasi kondisi ekstrem, mulai dari panas menyengat hingga suhu di bawah nol derajat. Konsumen akan mendapat dua pilihan baterai, 49 kWh dan 61 kWh, dengan klaim jarak tempuh lebih dari 500 km dalam sekali isi ulang. Pengisian cepat DC juga sudah menjadi fitur standar. Di sisi keselamatan aktif, Maruti Suzuki menyematkan teknologi ADAS Level 2. Fitur-fiturnya meliputi Automatic Emergency Braking, Forward Collision Warning, Lane Keep Assist, Lane Departure Prevention and Warning, sampai Adaptive Cruise Control yang bisa menyesuaikan kecepatan saat menghadapi tikungan. Selain itu, ada juga Blind Spot Monitoring, Rear Cross Traffic Alert, kamera 360 derajat, rem cakram di semua roda, serta sistem pemantau tekanan ban. Fitur seperti Electronic Stability Program, Multi-Collision Braking, ISOFIX, dan panggilan darurat SOS turut melengkapi daftar keselamatannya. Suzuki e Vitara di GIIAS 2025 Maruti Suzuki menargetkan lebih dari 100 negara sebagai tujuan ekspor e Vitara. Pabrik Suzuki di Gujarat akan menjadi pusat produksinya. Pengiriman ke pasar internasional pun sudah dimulai beberapa bulan lalu dan sambutan konsumen terhadap SUV listrik kelas menengah ini terbilang positif. Sebagai informasi, e-Vitara dipastikan bakal meluncur tahun depan. Kuat dugaan mobil listrik pertama dari Suzuki ini bakal hadir pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Dony Ismi Saputra, Deputy of Sales & Marketing Managing Director Suzuki Indonesia. “Sebetulnya sudah pernah kami sampaikan di awal tahun, pada saat IIMS kemarin, bahwa ketika kami men-display Vitara, kami sudah bilang bahwa di awal tahun depan kita akan memperkenalkan versi BEV-nya,” ujar Dony di Tangerang, belum lama ini. “Jadi akhir tahun ini kami meluncurkan minor change-nya, dan awal tahun depan akan kami luncurkan versi full Battery Electric Vehicle. Kira-kira di salah satu motor show di awal tahun,” kata dia. Sebelumnya Toyota lebih dulu memperkenalkan Urban Cruiser, yang merupakan kembaran dari e-Vitara, di pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Mobil ini dibanderol dengan harga Rp 759 juta. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang