JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang musim mudik, sebagian pemilik kendaraan memilih meninggalkan mobilnya di rumah dalam jangka waktu yang cukup lama, ada yang berhari-hari hingga hitungan minggu. Hal ini juga berlaku bagi pengguna mobil listrik. Namun berbeda dengan mobil konvensional, kendaraan listrik memiliki komponen utama berupa baterai yang perlu diperhatikan kondisinya ketika mobil tidak digunakan dalam waktu cukup lama. Vice Country Director Chery Business Unit PT Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan Jantania mengatakan, jika mobil listrik ditinggalkan selama satu hingga dua minggu, maka pemilik sebaiknya memastikan level baterai berada pada kondisi ideal. Menurut dia, State of Charge (SOC) atau tingkat pengisian baterai sebaiknya dijaga dalam batas minimal. “Apabila kendaraan listrik ditinggalkan selama 1–2 minggu, disarankan memastikan level baterai berada pada kondisi ideal dengan SOC minimal 50 persen. Level ini membantu menjaga stabilitas sel baterai serta mencegah risiko penurunan kapasitas akibat kondisi baterai yang terlalu rendah atau terlalu penuh dalam waktu cukup lama,” kata Budi, kepada Kompas.com, Rabu (3/4/2026). Teknologi baterai mobil listrik dan penggerak mobil listrik BYD Budi menambahkan, menjaga SOC di kisaran tersebut juga membantu mempertahankan performa baterai agar tetap optimal ketika kendaraan kembali digunakan setelah periode penyimpanan. Hal serupa juga disampaikan Service Manager Hyundai Kalijaga Cirebon, Arif Nugroho. Menurut Arif, kondisi baterai yang paling aman saat mobil listrik tidak digunakan adalah berada pada kisaran 40 persen hingga 60 persen. “Idealnya baterai disisakan di kisaran 40–60 persen. Level ini paling aman untuk menjaga kesehatan baterai lithium-ion saat kendaraan tidak digunakan dalam waktu tertentu,” kata Arif. Ia juga mengingatkan agar pemilik kendaraan menghindari menyimpan mobil dalam kondisi baterai sangat rendah atau terlalu penuh, seperti 0 persen maupun 100 persen, dalam waktu lama. Pasalnya, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kesehatan sel baterai apabila terjadi dalam periode penyimpanan yang cukup panjang. Maka dari itu, sebelum meninggalkan mobil listrik saat mudik, pemilik kendaraan disarankan memastikan level baterai berada pada kisaran ideal agar kondisi baterai tetap terjaga saat kendaraan kembali digunakan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang