Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang dilakukan oleh banyak masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Selain untuk bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, momen ini juga sering dimanfaatkan sebagian orang untuk berlibur bersama keluarga. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ruas Tol Trans-Jawa masih menjadi jalur favorit bagi para pemudik. Banyak pengendara yang memilih melintas di jalan tol tersebut dibandingkan jalur nasional karena dinilai lebih aman dan nyaman, meskipun harus membayar tarif perjalanan. Bagi masyarakat yang berencana melintasi Tol Trans-Jawa, penting untuk memahami sistem transaksi yang berlaku. Sebab, sebagian besar ruas tol di jalur tersebut menggunakan sistem tertutup. Ilustrasi uang elektronik atau kartu tol Pada sistem ini, pengguna jalan diwajibkan menggunakan satu kartu uang elektronik atau e-toll yang sama saat masuk (tap in) dan keluar (tap out) dari jalan tol. Hal ini berbeda dengan ruas tol yang menggunakan sistem terbuka, di mana satu kartu masih bisa digunakan oleh lebih dari satu kendaraan. Sementara pada sistem tertutup, data yang tercatat saat tap in harus sama dengan saat tap out. Karena itu, pemudik disarankan untuk memastikan saldo kartu elektronik mencukupi sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, sebaiknya pengendara juga mengetahui estimasi tarif tol dari gerbang masuk hingga gerbang keluar agar saldo dapat dipersiapkan dengan baik. Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan perjalanan jarak jauh dan ketersediaan saldo E-toll. Sebagai informasi, pada periode mudik Lebaran 2026 pemerintah memberikan potongan tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku selama empat hari. Diskon ini dapat dimanfaatkan masyarakat di sejumlah ruas jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga. "Pemberian diskon tarif tol pada periode Lebaran 2026 diharapkan dapat mendorong pengguna jalan untuk melakukan perjalanan lebih awal sehingga distribusi lalu lintas dapat lebih terjaga dan merata,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, dalam keterangan resminya, Rabu (11/3/2026). Adapun diskon tarif tol tersebut berlaku selama dua hari pada arus mudik dan dua hari pada arus balik. Untuk arus mudik, potongan tarif berlaku pada 15–16 Maret 2026, sementara arus balik berlangsung pada 26–27 Maret 2026. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang