Memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi terkini soal kondisi pergerakan lalu lintas dan angkutan mudik Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengajak masyarakat untuk memantau langsung melalui Nusantara Hub - Live Streaming. Melalui kanal tersebut, masyarakat dapat memantau pergerakan secara real time sehingga mendapatkan gambaran kondisi terkini di lapangan yang lebih akurat dan tepercaya. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, kanal ini disediakan sebagai sumber informasi resmi agar masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini di lapangan secara langsung dan tidak mudah terpengaruh hoaks maupun informasi yang belum terverifikasi. "Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik selama masa mudik dan balik dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, Minggu (22/3/2026). Pantauan udara menampilkan kendaraan melintas di Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) di kawasan Bekasi, Jawa Barat, menjelang arus mudik Lebaran 2026. Senin (16/3/2026). Dudy menjelaskan, Nusantara Hub merupakan platform digital terpadu Kemenhub yang mendukung layanan transportasi lintas moda. Platform ini juga digunakan untuk mendukung penyelenggaraan layanan mudik gratis secara terpadu, sehingga proses pelayanan menjadi lebih aman, transparan, dan terintegrasi. Adapun pemantauan didukung Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 yang menjadi pusat koordinasi nasional selama masa Angkutan Lebaran. Melalui Nusantara Hub, masyarakat dapat memantau informasi terkini seputar kondisi lalu lintas dan transportasi, cuaca, serta titik-titik rawan di sejumlah simpul transportasi penting. Arus Balik Berdasarkan data Kemenhub, puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3) dengan pergerakan tinggi di hampir seluruh moda transportasi. Kendaraan pribadi (kiri) menggunakan jalur rekayasa lalu lintas lawan arah atau contraflow untuk menghindari kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 47 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). Pada H-2 Lebaran lalu lintas Tol Jakarta-Cikampek masih dipadati kendaraan pemudik menuju Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/rwa. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk memantau kondisi perjalanan secara berkala melalui kanal resmi yang disediakan Kementerian Perhubungan. Kemenhub juga mengimbau masyarakat menjadikan Nusantara Hub - Live Streaming sebagai rujukan utama untuk memantau kondisi perjalanan selama masa Angkutan Lebaran. Dengan demikian, masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan, memilih rute, dan menghindari kepadatan berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Tautan Layanan pemantauan dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Perhubungan Nusantara Hub - Live Streaming di tautan: Tangkapan Layar Nusantara Hubhttps://nusantara.kemenhub.go.id/layanan/info-mudik/live-streaming Selain itu, bisa juga melalui Contact Center 151 untuk informasi dan pengaduan resmi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang