Memasuki puncak arus balik Lebaran 2026 yang diperkirakan terjadi sepanjang 24-29 Maret 2026, pengguna jalan baiknya mempersiapkan perjalanan dengan lebih matang, termasuk memantau kondisi lalu lintas secara real time. Volume kendaraan yang meningkat berpotensi memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan, baik tol maupun arteri. Oleh karena itu, pemudik dapat memanfaatkan aplikasi pemantau lalu lintas guna menentukan rute perjalanan yang lebih lancar. Ilustrasi cara menyimpan rute perjalan di google maps Berikut empat aplikasi yang bisa digunakan untuk memantau kemacetan saat arus balik Lebaran 2026: Aplikasi ini menjadi salah satu yang paling banyak digunakan untuk navigasi. Google Maps menyediakan informasi kondisi lalu lintas melalui kode warna pada peta. Warna merah menunjukkan kemacetan, kuning menandakan lalu lintas padat, dan hijau berarti kondisi jalan lancar. Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup memilih mode “Lalu Lintas” pada tampilan peta. 2. Waze Waze juga dapat menampilkan kondisi lalu lintas secara langsung. Informasi yang ditampilkan berasal dari laporan pengguna lain sehingga cenderung lebih dinamis. Seperti Google Maps, Waze menggunakan indikator warna untuk menunjukkan kondisi jalan, mulai dari lancar hingga macet. 3. Travoy Aplikasi ini dikembangkan oleh Jasa Marga dan fokus pada informasi jalan tol. Travoy menyediakan fitur pemantauan lalu lintas melalui kamera CCTV secara langsung. Pengguna bisa melihat kondisi terkini di ruas tol tertentu melalui menu “Maps” dan memilih ikon kamera yang tersedia. Ilustrasi cara cek rest area via Travoy 4. Tol Kita Aplikasi ini dikembangkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan memiliki fitur serupa dengan Travoy. Pengguna dapat mengakses menu “CCTV” untuk melihat kondisi lalu lintas di berbagai ruas tol secara langsung. Dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi tersebut, pemudik dapat memantau kondisi jalan secara berkala dan menghindari titik kemacetan. Selain itu, pengguna juga disarankan untuk menyiapkan rute alternatif serta mengatur waktu perjalanan agar arus balik menuju kota tujuan tetap aman dan lancar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang