Momen mudik Lebaran membuat banyak pemilik kendaraan meninggalkan mobilnya di rumah dalam waktu cukup lama. Hal ini memunculkan berbagai pertanyaan terkait perawatan kendaraan saat tidak digunakan, termasuk pada mobil listrik dan hybrid. Salah satu yang kerap ditanyakan adalah apakah aki 12 volt (V) pada mobil listrik atau hybrid perlu dicabut saat kendaraan ditinggal dalam waktu lama. Vice Country Director Chery Business Unit PT Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan Jantania, mengatakan pada kondisi normal aki 12V pada mobil listrik maupun hybrid tidak perlu dilepas. “Pada kondisi normal, aki 12V pada mobil listrik maupun hybrid tidak perlu dilepas. Sistem kelistrikan kendaraan sudah dirancang untuk mengatur konsumsi daya secara efisien saat kendaraan tidak digunakan,” ujar Budi, kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2026). Menurut dia, sistem elektronik pada kendaraan modern sudah memiliki manajemen energi yang mampu menjaga konsumsi listrik tetap rendah ketika mobil tidak dipakai. Meski begitu, ada kondisi tertentu yang membuat pelepasan terminal aki bisa menjadi langkah pencegahan. “Dalam situasi tertentu, misalnya kendaraan akan ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama, melepas terminal aki 12V dapat menjadi langkah preventif guna meminimalkan risiko baterai melemah akibat konsumsi daya parasit,” kata Budi. Aki Massiv Thunder EV khusus untuk mobil listrik Sebagai alternatif, pemilik kendaraan juga bisa memastikan kondisi aki tetap dalam keadaan prima sebelum mobil ditinggalkan. Dengan begitu, performa aki diharapkan tetap terjaga saat kendaraan kembali digunakan. Sementara itu, Service Manager Hyundai Kalijaga Cirebon, Arif Nugroho, mengatakan mencabut aki 12V pada mobil listrik maupun hybrid sebenarnya tidak direkomendasikan, kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini karena sistem kontrol utama kendaraan masih membutuhkan suplai listrik dari aki 12V. “Tidak direkomendasikan mencabut aki 12V kecuali dalam kondisi darurat. Karena sistem kontrol utama membutuhkan suplai 12V untuk wake-up system,” kata Arif. Ia menjelaskan, pelepasan aki bisa menyebabkan sistem kendaraan melakukan reset hingga memunculkan kode kesalahan atau error code. Selain itu, pada beberapa model kendaraan elektrifikasi, komponen high voltage contactor juga tidak dapat aktif tanpa pasokan listrik 12V yang stabil. Karena itu, apabila kendaraan akan ditinggalkan dalam waktu lama, pemilik disarankan memastikan kondisi aki tetap sehat. Dengan cara tersebut, sistem kendaraan tetap bisa bekerja normal ketika mobil kembali digunakan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang