Ban kendaraan merupakan salah satu komponen paling penting yang menentukan kenyamanan, keselamatan, dan performa berkendara. Tidak hanya berfungsi sebagai penopang kendaraan, ban juga berperan dalam menjaga traksi di berbagai kondisi jalan, menyerap guncangan, serta membantu efisiensi bahan bakar. Karena itulah, kualitas dan kondisi ban harus selalu menjadi perhatian utama bagi setiap pemilik kendaraan. Namun, apakah ban memiliki masa kedaluwarsa dan harus diganti setelah beberapa tahun agar tetap aman di berbagai kondisi jalan? Menjawab hal tersebut Fachrul Rozi, Product Marketing Manager Michelin Indonesia mengatakan, ban tidak memiliki masa kedaluwarsa. MICHELIN Primacy 5 Kode yang tertera pada dinding ban sebenarnya menunjukkan tahun pembuatan ban tersebut, bukan batas pemakaian atau tanggal kedaluwarsa. “Itu tahun pembuatan yang dibutuhkan oleh industri atau produsen untuk melokalisir atau mengkarantina jika terjadi anomal saat prdouksi,” ucpanya kepada Kompas.com, Senin (30/3/2026). Rozi juga mengatakan, ban sebaiknya digunakan maksimal 10 tahun sejak tahun produksinya, sesuai rekomendasi dari Michelin, untuk memastikan keamanan dan performa optimal saat berkendara. “Sebab itu Michelin memberikan garansi enam tahun dari tanggal pembelian jika tahun produksi di bawah atau pas tiga tahun saat pembelian,” ucap Rozi. Selain umur produksi, kondisi fisik ban juga menjadi faktor penting yang menentukan masa pakainya. Selain umur produksi, kondisi fisik ban juga menjadi faktor penting yang menentukan masa pakainya. Ban yang dirawat dengan baik, rutin diperiksa tekanan udaranya, dan bebas dari kerusakan seperti retak atau aus berlebihan, akan lebih aman dan dapat bertahan lebih lama. Sebaliknya, ban yang kurang mendapat perhatian cenderung lebih cepat menurun performanya, sehingga risiko kecelakaan pun bisa meningkat. Dengan memahami hal ini, pengendara dapat membuat keputusan tepat kapan ban perlu diganti, tanpa hanya mengandalkan tahun produksinya saja. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang