Pebalap Honda HRC Castrol, Luca Marini, menghadapi jadwal yang cukup padat setelah menyelesaikan MotoGP Jepang 2026. Hanya memiliki waktu dua hari untuk beristirahat, Marini kembali bekerja mempersiapkan diri menghadapi MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika. MotoGP Jepang 2026 berlangsung pada Minggu (4/10/2026). Setelah balapan tersebut, para pebalap langsung bertolak menuju Indonesia untuk melanjutkan rangkaian balapan. Luca Marini menyiapkan strategi dan tiga opsi setelan motor untuk menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. Sebagian pebalap sudah tiba di Indonesia pada Senin (5/10/2026), sementara lainnya menyusul sehari kemudian. Meski demikian, perjalanan lintas negara tersebut tidak membuat persiapan menuju Mandalika berhenti. Marini memilih menggunakan Senin dan Selasa untuk beristirahat. Meski masih harus menyelipkan agenda sponsor di sela waktu liburnya. Menurut dia, keputusan tersebut juga memberikan kesempatan kepada para insinyur untuk bekerja menganalisis data balapan Jepang tanpa gangguan. Ilustrasi Luca Marini Dua Hari Istirahat Marini mengatakan setiap pebalap memiliki rutinitas dan cara persiapan yang berbeda. Baginya, dua hari tanpa aktivitas balap menjadi kesempatan untuk memulihkan kondisi sebelum kembali berdiskusi dengan tim. “Setiap pebalap memiliki rutinitas dan persiapan masing-masing. Saya memilih untuk beristirahat sejenak (switch off) pada hari Senin dan Selasa agar para insinyur dapat fokus bekerja tanpa gangguan,” ujar Marini di Tangerang, Selasa (6/10/2026). Setelah dua hari istirahat, bersama timnya, Marini membahas hasil MotoGP Jepang dan mencari hal-hal yang masih bisa diperbaiki untuk menghadapi balapan berikutnya. Para pembalap saling menyalip dan memacu motornya untuk memperebutkan posisi pertama pada ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB pada Minggu (5/10/2025). Event balap internasional ini merupakan tahun keempatnya digelar di Indonesia. “Setelah dua hari istirahat, saya kembali berdiskusi dengan tim untuk menganalisis hasil dari GP Jepang. Pada hari Rabu, kami berdiskusi mengenai hal-hal yang dapat ditingkatkan, strategi berbeda, atau poin positif yang bisa diterapkan di Mandalika,” katanya. Start hingga Tikungan Pertama Persiapan Marini tidak hanya berkaitan dengan kondisi motor. Ia juga melakukan evaluasi dari sisi mental dengan mengingat kembali pengalaman saat tampil di Mandalika pada musim sebelumnya. Marini meninjau sesi kualifikasi, balapan sprint, hingga balapan utama pada Minggu. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mencari peluang yang dapat dimanfaatkan pada balapan tahun ini. Luca Marini menyiapkan strategi dan tiga opsi setelan motor untuk menghadapi MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika. “Dari sisi mental, saya mengulas kembali sesi kualifikasi tahun sebelumnya, balapan sprint, dan balapan utama pada hari Minggu. Hal ini dilakukan untuk mengamati peluang saat start, tikungan pertama, serta posisi dan cara menyalip,” ujar Marini. Dengan jeda antarbalapan yang singkat, para pebalap MotoGP dituntut cepat beradaptasi dengan karakter sirkuit dan kondisi baru. Setelah Jepang, fokus Marini kini sepenuhnya beralih ke Mandalika yang akan menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia 2026 akhir pekan ini.