Perum DAMRI ambil bagian dalam mendukung kelancaran mobilitas perhelatan akbar Pertamina Grand Prix (MotoGP) of Indonesia2026 yang dihelat di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat (NTB). Perusahaan pelat merah ini mengerahkan sebanyak 118 unit bus shuttle yang beroperasi secara gratis. General Manager DAMRI Cabang Mataram, Zuryani, menyampaika kesiapan transportasi dan sumber daya manusia (SDM) merupakan pilar utama dalam menyukseskan gelaran balap motor internasional tersebut. "DAMRI siap mengambil bagian dalam mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan menyiapkan 118 unit bus shuttl yang melayani 8 koridor di dalam kawasan Pertamina Mandalika International Circuit," ujar Zuryani dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026). Layanan Shuttle Lebih lanjut, shuttle tersebut akan beroperasi selama tiga hari penuh, yakni pada Jumat–Minggu, 9–11 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WITA. DAMRI juga memastikan seluruh bus shuttle di dalam kawasan ini bersifat ramah disabilitas guna mengakomodasi kebutuhan seluruh pengunjung tanpa terkecuali. "Kami ingin memastikan masyarakat dapat bergerak dengan mudah selama berada di kawasan sirkuit, sehingga mereka dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman," kata Zuryani. Gelaran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tambahan Transportasi Selain mengoperasikan layanan internal sirkuit, DAMRI turut berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dishub NTB) dengan menyiapkan empat unit kendaraan tambahan. Kendaraan ini bertugas memperkuat konektivitas dari sejumlah titik kedatangan strategis menuju lokasi acara. Layanan penghubung antarmoda yang dikelola bersama Dishub NTB ini mencakup rute: Pelabuhan Bangsal d Senggigi menuju Bale Kita (Islamic Center) Bale Kita (Islamic Center), Pelabuhan Lembar, dan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menuju Pertamina Mandalika International Circuit. Rute penghubung ini dijadwalkan beroperasi pada akhir pekan, Sabtu–Minggu, 10–11 Oktober 2026. Waktu keberangkatan menuju kawasan kegiatan dipatok pukul 07.00–12.00 WITA, sementara perjalanan kepulangan dari sirkuit dilayani pada pukul 15.00–22.00 WITA. "Melalui integrasi layanan ini, DAMRI berharap mobilitas penonton, baik yang berada di dalam kawasan sirkuit maupun yang datang dari berbagai titik kedatangan di NTB, dapat terlayani secara optimal, aman, serta nyaman," kata Zuryani.