Hyundai Tucson Hybrid Chief Operating Officer (COO) HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menjelaskan bahwa kehadiran setiap model dalam line-up Hyundai memiliki peran masing-masing, tidak selalu berbasis volume. GULIR UNTUK LANJUT BACA “Kalau kita bicara line-up, tujuan kami adalah melengkapi pilihan konsumen. Bukan berarti semua model harus jadi volume maker,” ujar Frans di Jakarta.Salah satu contoh terlihat pada model seperti Hyundai Venue dan Hyundai Tucson. Kedua model tersebut tetap dipasarkan di Indonesia, meski kontribusi penjualannya tidak sebesar model lain seperti Stargazer atau Creta.Data GAIKINDO menunjukkan, sepanjang Januari hingga Maret 2026, wholesales Hyundai Venue hanya tercatat sebanyak 3 unit. Sementara itu, Hyundai Tucson secara keseluruhan mencatatkan penjualan 103 unit pada periode yang sama.Angka tersebut memang relatif kecil jika dibandingkan model dengan volume besar. Namun bagi Hyundai, hal itu bukan menjadi persoalan utama.Menurut Frans, keberadaan model seperti Venue dan Tucson lebih ditujukan untuk melengkapi portofolio, khususnya di segmen SUV. Dengan begitu, Hyundai bisa menghadirkan pilihan yang lebih luas, mulai dari segmen entry hingga premium.“Kalau konsumen datang, mereka punya pilihan lengkap. Dari yang paling atas sampai segmen yang lebih terjangkau. Itu yang kami bangun,” katanya.Strategi ini berbeda dengan pendekatan sebagian pabrikan yang cenderung fokus hanya pada model dengan potensi volume besar. Hyundai justru melihat bahwa keberagaman produk menjadi nilai tambah, terutama dalam membangun citra merek dan menjangkau kebutuhan konsumen yang beragam. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Meski demikian, Hyundai juga tidak menampik bahwa ada perbedaan kontribusi antar model. Frans mengakui, beberapa model memang memiliki penjualan yang relatif kecil. Namun, hal tersebut bukan menjadi masalah selama masih memberikan nilai bagi jaringan dealer dan konsumen.“Kalau dari perspektif kami, jualan puluhan unit itu tetap berarti. Jangan dibandingkan dengan brand yang volumenya sudah puluhan ribu. Skala kami berbeda,” ujarnya. Halaman Selanjutnya Ia menambahkan, yang terpenting adalah memastikan setiap model tetap memiliki pasar, meskipun niche. Selama produk tersebut masih relevan dan ada permintaan, Hyundai akan tetap mempertahankannya dalam line-up.