Merek otomotif asal China, Lepas, terus memperkuat komitmennya di pasar Indonesia. Tidak hanya menghadirkan model baru, perusahaan juga menargetkan pembangunan jaringan diler agar layanan penjualan dan purnajual semakin mudah dijangkau konsumen. Vice Country Director Lepas Indonesia Temmy Wiradjaja mengatakan, ekspansi jaringan menjadi salah satu strategi utama perusahaan setelah memulai debutnya di Indonesia pada GIIAS 2025. Menurut dia, langkah tersebut berlanjut dengan peluncuran perdana dunia Lepas L8 versi setir kanan serta world premiere Lepas EV, yang menjadi bagian dari perjalanan merek tersebut untuk tumbuh di pasar nasional. peresmian diler Lepas pertama di dunia Target 40 Diler Temmy mengatakan, Lepas menargetkan memiliki 40 diler yang tersebar di berbagai kota di Indonesia hingga akhir 2026. Dari jumlah tersebut, perusahaan memproyeksikan 18 diler berada di wilayah Jabodetabek, sedangkan 22 diler lainnya akan beroperasi di kota-kota besar di luar Jabodetabek. "Komitmen tersebut juga kami wujudkan melalui jaringan diler yang terus berkembang di berbagai kota besar di Indonesia,” ujar Temmy di Jakarta (26/7/2026). Lepas L8 dijual dengan harga resmi Rp 589 juta Saat ini, Lepas telah bekerja sama dengan sejumlah grup diler dan telah mengamankan 32 lokasi di berbagai kota besar Indonesia. Dari jumlah tersebut, enam diler sudah beroperasi penuh, sementara sisanya masih dalam tahap pembangunan maupun renovasi. Delapan Diler dalam Proses Temmy juga mengatakan, dari target 40 diler, perusahaan hanya tinggal merealisasikan delapan lokasi lagi dalam beberapa bulan ke depan. "Sampai dengan saat ini sudah ada 32 titik yang sudah on progress development. Enam sudah beroperasi. Mudah-mudahan angka tersebut di rentang waktu lima bulan ke depan sampai dengan akhir tahun bisa kita realisasikan. Tinggal kurang delapan (diler) lagi," ujarnya. Lepas L8 dijual dengan harga resmi Rp 589 juta Ia menambahkan, seluruh 32 titik tersebut telah memiliki kepastian lokasi setelah Lepas menandatangani kerja sama dengan calon mitra diler. "Totalnya 40 (diler). Sebanyak 32 sudah ada lokasi yang sudah kita istilahnya menandatangani kesepakatan dengan calon-calon diler untuk buka showroom," kata Temmy. Menurut dia, sebagian besar lokasi kini tengah menjalani proses renovasi maupun pembangunan gedung. Bahkan, beberapa diler dibangun dari lahan kosong sehingga memerlukan waktu konstruksi lebih panjang sebelum dapat mulai beroperasi.