Changan menunjukkan keseriusannya membangun bisnis jangka panjang di Indonesia dengan memperluas jaringan distribusi dan layanan purnajual. Pabrikan asal China itu menargetkan memiliki ratusan diler secara nasional pada 2030 untuk mendukung penjualan kendaraan elektrifikasi mereka. Saat ini, Changan mengklaim telah memiliki 23 diler resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Tiga diler Changan resmi berdiri di Indonesia Jumlah tersebut akan terus bertambah dalam beberapa tahun mendatang seiring ekspansi merek dan peluncuran model-model baru. Director of Sales Changan Auto Southeast Asia, Sebastien Li, menegaskan bahwa penguatan jaringan menjadi salah satu prioritas utama perusahaan. “Jaringan jualan dan servis kami akan terus berkembang. Pada 2030 kami berencana mengoperasikan lebih dari 100 jaringan diler nasional,” ujar Sebastien di Jakarta (21/7/2026). Changan Deepal S05 hadir dengan desain premium yang sama, namun dibekali dua jenis sumber tenaga berbeda. Diler Jadi Kunci Layanan Purnajual Ekspansi jaringan diler tidak hanya bertujuan memperluas penjualan, tetapi juga memastikan layanan purnajual dan ketersediaan suku cadang dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Changan menilai kehadiran jaringan servis yang kuat menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi, terutama bagi pengguna yang baru beralih dari mobil bermesin konvensional. Changan Deepal S05 Selain pengembangan diler, Changan juga berkomitmen meningkatkan kandungan lokal pada kendaraan yang dipasarkan di Indonesia. “Selain mengembangkan diler, kami juga akan mengakselerasi lokalisasi bersama partner kami,” kata Sebastien. Langkah lokalisasi ini dilakukan bersama mitra lokal sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Changan di industri otomotif nasional. BEV dan REEV Jadi Andalan Ekspansi Salah satu model yang menjadi andalan dalam ekspansi jaringan Changan adalah Deepal S05, yang hadir dalam dua pilihan teknologi, yakni BEV (Battery Electric Vehicle) dan REEV (Range Extended Electric Vehicle). Menurut Sebastien, varian BEV ditujukan untuk konsumen yang lebih banyak beraktivitas di perkotaan. Mobil listrik murni ini memiliki jarak tempuh hingga 470 Km dan sudah mendukung fast charging untuk pengisian daya yang lebih cepat. Sementara itu, varian REEV menyasar konsumen yang sering melakukan perjalanan jarak jauh. Sistem ini menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai ketika daya mulai menipis. Ilustrasi Changan Deepal S07 Dengan teknologi tersebut, Deepal S05 REEV diklaim mampu menempuh jarak gabungan lebih dari 1.000 km tanpa perlu khawatir mencari SPKLU. “REEV cocok ketika Anda membutuhkan perjalanan jarak jauh, misalnya hingga 1.000 kilometer. Teknologi ini membantu Anda agar tidak perlu khawatir soal pengisian daya,” ujar Sebastien. “REEV tetap memberikan sensasi berkendara yang halus seperti BEV, sekaligus menghilangkan kecemasan terhadap jarak tempuh. Jadi, REEV menawarkan pengalaman berkendara ala BEV tanpa rasa khawatir,” katanya.