Toyota Motor Corporation (TMC) akan melangkah di bawah komando nakhoda baru. TMC secara resmi mengumumkan pergantian kepemimpinan. Sebelumnya, posisi Presiden Toyota dipegang oleh Koji Sato. Mulai saat ini, Sato akan menjabat sebagai Wakil Ketua sekaligus Chief Industry Officer (CIO) TMC. Sementara itu, Kenta Kon, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer, diangkat menjadi Presiden dan Chief Executive Officer TMC. Dikutip dari Global.toyota, Jumat (6/2/2026), dalam susunan kepemimpinan terbaru ini, Sato akan lebih memusatkan perhatian pada pengembangan industri secara luas, termasuk arah strategis Toyota. Sedangkan Kenta Kon, akan berfokus pada pengelolaan internal perusahaan serta operasional harian. Penyesuaian peran tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pengambilan keputusan manajemen, khususnya dalam merespons dinamika lingkungan internal dan eksternal. Selain itu, struktur baru ini diharapkan mampu mendukung Toyota dalam menjalankan misinya berkontribusi kepada masyarakat melalui penguatan industri. Kenta Kon, Presiden Direktur Toyota Motor Corporation (TMC) terbaru, menggantikan Koji Sato Penetapan struktur organisasi tersebut dilandasi sejumlah pertimbangan. Meskipun di tengah tantangan industri otomotif yang kian kompleks dan lingkungan bisnis yang semakin ketat, percepatan inisiatif kolaborasi industri dinilai menjadi kebutuhan mendesak guna menjaga dan meningkatkan daya saing global. Dalam konteks tersebut, peran Sato sebagai Ketua Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) dinilai strategis. Posisi ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama lintas pelaku industri otomotif Jepang di tengah persaingan internasional. Selain itu, sejak ditunjuk sebagai Wakil Ketua KEIDANREN pada Mei 2025, Sato juga diharapkan dapat mendorong kebijakan yang berorientasi pada monozukuri atau kekuatan manufaktur, sekaligus memperluas kolaborasi industri demi meningkatkan daya saing industri nasional Jepang. Toyota juga menilai bahwa transformasi menuju perusahaan mobilitas tidak cukup hanya melalui penguatan kolaborasi di dalam industri otomotif, tetapi juga dengan memperluas kemitraan lintas sektor di luar industri. Pada internal perusahaan, peningkatan daya saing menjadi fondasi utama agar Toyota dapat terus menghasilkan produk yang semakin baik sekaligus menekan titik impas. Untuk itu, langkah-langkah konkret dinilai mendesak, termasuk reformasi menyeluruh yang tidak lagi terkotak pada fungsi tertentu, melainkan mencakup seluruh rantai nilai. Dalam hal ini, Kenta Kon dinilai memiliki bekal yang kuat. Sebagai CFO Toyota, ia berada di garis depan dalam upaya perbaikan struktur pendapatan, serta memiliki pengalaman manajemen lintas fungsi melalui perannya di Woven by Toyota, Inc. Profil Kenta Kon Sebelum menjadi CEO Toyota, Kenta Kon menjabat sebagai CFO dan Direktur di Woven by Toyota serta memiliki pengalaman kuat dalam keuangan strategis dan operasional untuk mendukung transformasi mobilitas Toyota. Dia juga pernah mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Keuangan (Accounting Group) di Toyota Motor Corp. Lulus dari Graduate School of Economics & Management, Universitas Tohoku, Kenta Kon dikenal memiliki keahlian mendalam di bidang keuangan dan akuntansi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang