Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai Maret 2026. Salah satunya adalah bahan bakar jenis Pertamax yang memiliki RON 92 dari sebelumnya Rp 11.800 per liter menjadi Rp 12.350 per liter. Kenaikan harga ini bakal berdampak pada para pengguna Pertamax. Sebab, biaya isi bensin dengan nilai oktan RON 92 itu jadi lebih mahal, lantaran kenaikan Rp 550 per liternya. Guna melihat secara langsung dampak penurunan BBM terhadap konsumsi BBM harian pada mobil, Kompas.com membuat simulasinya. Pada artikel ini, kendaraan yang digunakan berjenis Low Sport Utility Vehicle (LSUV) dengan pengisian BBM jenis Pertamax. Mengingat, kendaraan tersebut populasinya jadi salah satu yang cukup banyak di Indonesia karena dinilai cukup efisien dan mampu mengakomodasi banyak penumpang. Suzuki XL7 Hybrid Contoh untuk mobil kembar Toyota Rush dan Daihatsu Terios, Mitsubishi Xpander Cross, dan Suzuki XL7, yang memiliki kapasitas tangki bahan bakar 45 liter. Kalau sebelumnya untuk mengisi penuh butuh Rp 531.000 kini menjadi Rp 555.750. Biaya lebih kecil dikeluarkan oleh pemilik Hyundai Stargazer, karena kapasitas tangkinya 40 liter. Dengan metode yang sama, dibutuhkan kocek Rp 494.000, dari yang sebelumnya Rp 472.000 untuk mengisi BBM Pertamax full tank. Dengan adanya penyesuaian harga ini, pemilik kendaraan terutama pengguna LSUV yang populasinya cukup besar di Indonesia perlu menghitung ulang anggaran operasional harian. Kenaikan Rp 550 per liter memang terlihat kecil, namun dalam satu kali pengisian penuh dampaknya bisa terasa signifikan, apalagi jika mobil digunakan secara rutin untuk mobilitas harian. Berikut rincian lengkap biaya full bensin LSUV: Kapasitas tangki 45 liter : Toyota Rush : Rp 555.750 dari sebelumnya Rp 531.000 Daihatsu Terios : Rp 555.750 dari sebelumnya Rp 531.000 Mitsubishi Xpander Cross : Rp 555.750 dari sebelumnya Rp 531.000 Suzuki XL7 : Rp 555.750 dari sebelumnya Rp 531.000 Kapasitas tangki 40 liter : Hyundai Stargazer : Rp 494.000 dari sebelumnya Rp 472.000 KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang