Sejak generasi keduanya meluncur akhir 2017, Toyota Rush belum mendapatkan perubahan total atau status all new. Bahkan, penyegaran terakhir 2024 hanya facelift tipis. Faktanya mobil ini masih digdaya.Berdasarkan data wholesales Gaikindo, Toyota Rush berhasil menduduki peringkat ke-7 mobil terlaris di Indonesia dengan angka penjualan mencapai 29.805 unit.Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, mengungkapkan bahwa kunci utama bertahannya Rush adalah relevansi. Bukan soal seberapa canggih fiturnya, tapi seberapa pas mobil ini dengan realita di lapangan. "Ya sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Jadi harganya mungkin affordable. Tapi yang paling utama adalah kondisi jalan di Indonesia kan. Di luar Jakarta, di luar Jawa kan cukup bervariasi," ujar Henry Tanoto di Jakarta Selatan, belum lama ini.Henry menjelaskan ada beberapa alasan fundamental mengapa konsumen Indonesia masih meminang SUV ini."Rush dengan ground clearance yang tinggi. Dan juga punya sosok desain body type-nya yang cukup maco gitu ya. Itu ternyata cukup appealing untuk customer-customer kita," kata dia.Saat para pesaingnya (seperti Mitsubishi Xpander Cross, Suzuki XL7, atau Honda BR-V) sudah pindah ke penggerak roda depan (FWD), Rush tetap setia dengan rear wheel drive (RWD).Rush juga punya reputasi "badak" alias jarang rewel. Mesin 2NR-VE yang digunakannya sudah terbukti bandel. Ditambah lagi, jaringan bengkel Toyota ada di mana-mana, membuat biaya perawatan dan ketersediaan suku cadang bukan masalah besar."Dan juga maintenance-nya mudah, spare part-nya gampang gitu ya," ucap Henry.Masyarakat Indonesia sangat mempertimbangkan harga jual kembali. Rush dikenal memiliki depresiasi harga yang sangat rendah."Dan juga katanya kalau dijual lagi juga banyak peminat ya. Jadi memang akhirnya itu Rush menjadi salah satu pendaraan yang sampai sekarang cukup laku gitu ya," ujar dia.Tren Toyota saat ini sebenarnya sedang bergerak ke arah modernisasi besar-besaran. Kita sudah melihat bagaimana Kijang Innova Zenix dan Veloz menanggalkan penggerak roda belakang (RWD) demi kenyamanan penggerak roda depan (FWD) serta teknologi Hybrid.Saat disinggung mengenai kapan Rush akan menyusul saudara-saudaranya bertransformasi menjadi model baru. "Ya, kalau itu nanti-lah," ujar Henry.