Toyota Fortuner generasi terbaru belum lama ini diyakini tertangkap kamera sedang menjalani uji jalan di Thailand. Sejumlah foto beredar luas di media sosial dan forum otomotif, memperlihatkan SUV ladder frame tersebut masih dibalut kamuflase tebal. Meski detailnya belum terlihat utuh, kemunculan ini menjadi sinyal kuat debut globalnya sudah semakin dekat. Seiring beredarnya foto tersebut, kreator digital Theophilus Chin turut merilis reka gambar digital alias rendering Fortuner versi facelift 2026. Meski bukan gambar resmi pabrikan, ilustrasi ini dapat menjadi gambaran awal arah desain model anyar tersebut. Lewat akun Instagram @theottle, wajah Fortuner tampak lebih segar dan terkesan maskulin. Logo Toyota yang berdiri tegak di bagian depan, dipadukan grille besar bermotif mesh di tengah. Rumah fog lamp dibuat berbentuk segitiga di kedua sisi, sementara lampu DRL tampak memanjang di bagian atas sehingga memberikan kesan lebih tegas dan modern. Aksen silver di area bawah bumper depan turut memperkuat kesan dinamis. Desain ini disebut-sebut akan disesuaikan dengan karakter pasar India yang menyukai tampilan gagah dan agresif. Rendering Toyota Fortuner terbaru Theophilus Chin Pada bagian belakang, rendering menampilkan lampu model menyatu atau connected tail-lamps dengan tulisan “Fortuner” di tengah. Elemen ini memberi kesan lebar sekaligus mempertegas identitas model. Bagian bawah bumper belakang juga mendapat sentuhan aksen silver dengan garis vertikal. Dari sisi samping, SUV ini terlihat menggunakan velg berukuran lebih besar dengan desain bergaya modern, menyerupai tampilan EV look, lengkap dengan garis bodi tajam yang mempertegas siluetnya. Toyota Fortuner terbaru sedang melakukan uji jalan di Thailand Fitur dan Mesin Selain ubahan desain, Fortuner generasi baru juga diyakini bakal mengalami peningkatan fitur. Dikutip dari Paultan, interiornya diperkirakan mengalami pembaruan total dengan dasbor baru, sebagian tombol dan sakelar yang diambil dari Land Cruiser Prado/250. Untuk sektor dapur pacu, pilihan mesin disebut tetap mempertahankan bensin 2.7 liter dan diesel 2.8 liter. Keduanya kemungkinan dipadukan sistem mild-hybrid 48 volt guna meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus performa. Pilihan transmisinya meliputi manual 6 percepatan dan otomatis konverter torsi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang