Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghormati ruang demokrasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi di depan umum. Namun, Ditjen Perhubungan Darat mengimbau masyarakat agar memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi persyaratan teknis dan administrasi serta laik jalan. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menjelaskan pentingnya menggunakan kendaraan yang berizin dan laik jalan. Hal ini penting untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan selamat, terlebih jika kendaraan digunakan untuk mengangkut orang dalam jumlah banyak. Ilustrasi pengecekan kondisi bus “Kami mengimbau masyarakat atau koordinator aksi yang menggunakan bus untuk mengangkut massa agar memastikan bus memiliki izin dan laik jalan yang dibuktikan dengan hasil uji berkala yang masih berlaku. Ini untuk memastikan keamanan maupun keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan serta keselamatan pengguna jalan lainnya,” ucap Aan dalam keterangan resminya, Selasa (25/8/2026). Aan menjelaskan, pihaknya masih menemukan adanya bus yang melanggar aturan. Salah satunya adalah bus yang memiliki dokumen perizinan yang sudah tidak berlaku. “Kami akan menindak tegas operator bus yang mengoperasikan kendaraan dengan dokumen administrasi maupun uji berkala yang sudah tidak berlaku sesuai ketentuan yang ada,” katanya. Lebih lanjut, Aan juga meminta masyarakat memastikan kelaikan dan perizinan bus yang akan digunakan melalui aplikasi Spionam ataupun Mitra Darat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan pengecekan dengan memasukkan nomor kendaraan. Nantinya, akan muncul status dokumen perizinan dan uji berkala kendaraan. Ilustrasi pengecekan kondisi bus Aan juga meminta operator memastikan kendaraan yang dioperasikan dalam kondisi laik jalan serta pengemudi dalam kondisi sehat saat bertugas. “Operator angkutan juga harus memastikan kendaraannya laik jalan begitu juga dengan sopirnya harus sehat serta cukup istirahat, karena ini merupakan upaya bersama untuk mewujudkan perjalanan yang selamat dan aman,” katanya.