Jorge Martin datang ke MotoGP Catalunya dengan kepercayaan diri tinggi usai tampil dominan di Le Mans. Meski begitu, pebalap Aprilia Racing ini mengaku siap untuk "menderita" di lintasan yang dikenal cukup licin tersebut. Kemenangan ganda di GP Perancis lalu memang menjadi modal berharga bagi Martin. Namun, pebalap asal Spanyol ini tidak mau jemawa, mengingat rekam jejak Aprilia di Catalunya musim lalu yang tidak terlalu mentereng. "Le Mans luar biasa. Kepercayaan diri saya terus tumbuh dan setiap putaran menjadi kesempatan untuk mengenal motor lebih dalam. Tapi, Catalunya adalah salah satu trek tersulit bagi kami," ujar Martin dikutip dari Crash, Jumat (15/5/2026). Jorge Martin (kiri) memimpin Sprint Race MotoGP Perancis di Le Mans, barat laut Prancis, pada 9 Mei 2026. (Foto oleh Loic VENANCE / AFP) Salah satu kunci performa apik Martin musim ini adalah perbaikan pada posisi berkendara. Martin mengungkapkan bahwa saat pertama kali pindah ke Aprilia, ia sempat mengalami masalah fisik yang membuatnya cepat lelah. "Saat di Qatar tahun lalu, baru dua lap saya sudah tidak sanggup lagi. Jadi kami sangat fokus pada posisi di motor. Sampai tes Jerez kemarin, saya masih mengubah setang dan posisi tuas," katanya. Hasilnya, Aprilia mendesain bentuk tangki bahan bakar khusus untuk menyesuaikan gaya balapnya. Komponen ini diklaim Martin menjadi kunci daya tahannya selama balapan berlangsung. Selain faktor teknis, Martin juga menyoroti kondisi cuaca di Barcelona yang diperkirakan bakal cukup dingin. Hal ini tentu berpengaruh pada gaya balap agresifnya, termasuk aksi shoulder down yang kerap ia pamerkan di Tikungan 5. "Melihat cuaca, sepertinya akan sangat dingin. Mungkin besok bukan hari yang tepat untuk melakukan hal gila. Tapi saya rasa, melakukan shoulder down sekarang sudah mudah bagi saya," ucap Martin. Bagi Martin, selain mengejar podium, menjaga kesehatan fisik menjadi prioritas utama. Mengingat ia punya kenangan buruk pernah mengalami cedera patah kaki di sirkuit ini, ia memilih untuk lebih menikmati balapan namun tetap waspada terhadap ancaman dari rival seperti KTM dan Ducati. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang