Segmen MPV elektrifikasi di Indonesia semakin menarik dengan kehadiran dua pemain yang menawarkan karakter berbeda: Honda Step WGN e:HEV dan Wuling Cortez Darion PHEV. Keduanya sama-sama menawarkan kabin lapang, teknologi modern, serta efisiensi bahan bakar, namun dengan pendekatan yang diambil masing-masing pabrikan cukup berbeda. Desain Honda Step WGN tampil dengan desain mengotak yang menjadi ciri khasnya sejak generasi pertama. Tampilan ini mungkin terlihat sederhana, namun justru menjadi daya tarik karena fungsional dan abadi (timeless). Media Drive Wuling Cortez Darion PHEV Fascia depan bersih dengan DRL berbentuk "L", lampu tegak, serta proporsi kaca besar meningkatkan visibilitas. Sementara itu, Wuling Cortez Darion PHEV mengusung gaya yang lebih agresif dan modern. Gril terbuka dengan aksen krom berpadu kisi horizontal memberikan kesan premium. Dari tampilan depan hingga belakang, Darion terlihat lebih "berani", menonjolkan citra MPV modern yang kaya fitur. Kabin Honda Step WGN Keduanya menawarkan kabin lega dengan konfigurasi 2+2+3. Namun, pendekatannya berbeda. Honda Step WGN menonjolkan fungsionalitas. Jok baris kedua model captain seat pada Wuling Cortez Darion PHEV Interior berwarna hitam memberikan kesan elegan, sementara captain seat di baris kedua menjadi daya tarik utama. Kursi ini dapat digeser jauh bahkan ke arah dalam, memudahkan akses ke baris ketiga. Baris ketiga juga praktis karena dapat dilipat rata lantai, sehingga membuat bagasi jauh lebih luas. Wuling Darion PHEV bermain di nuansa kemewahan. Honda Step WGN Kombinasi warna Walnut Brown dan Carbon Black, jok kulit sintetis, serta panel soft touch menghadirkan suasana premium. Captain seat di baris kedua dapat direbahkan hingga 180 derajat. Karakter kabin Step WGN: fungsional, ergonomis, dan fleksibel untuk keluarga aktif. Sedangkan Darion PHEV nyaman dan berusaha menonjolkan kesan premium. Fitur dan Teknologi Wuling Cortez Darion PHEV Honda Step WGN telah dibekali panel instrumen digital 10,2 inci, head unit 8 inci, serta berbagai fitur keselamatan modern khas Honda. Visibilitas yang sangat baik juga menjadi "fitur" penting untuk kenyamanan pengemudi. Wuling Darion PHEV tampil dengan layar 12,8 inci yang menjadi pusat pengaturan berbagai fungsi, mulai dari AC, pencahayaan kabin, hingga fitur Scene. Terdapat pula fitur Internet of Vehicle (IoV), electric sunroof (pada varian tertentu), hingga Smart Electric Tailgate dengan berbagai metode pengoperasian. Sistem Penggerak dan Performa Honda Step WGN Honda Step WGN menggunakan sistem hybrid e:HEV dengan mesin bensin 2.0 liter yang dikombinasikan dengan motor listrik. Karakter khasnya adalah halus, responsif, dan senyap. Perpindahan dari motor listrik ke mesin bensin terasa mulus. Akselerasi 0–100 km/jam dicatat sekitar 9 detik lebih, tergolong cepat untuk sebuah MPV keluarga. Wuling Darion PHEV menggabungkan mesin 1.490 cc Atkinson Cycle dengan motor listrik bertenaga besar. Sistem Dedicated Hybrid Transmission (DHT) memungkinkan tiga mode kerja: EV murni, hybrid seri, dan hybrid paralel. Keunggulan utamanya adalah kemampuan berkendara jauh dalam mode listrik murni berkat baterai 20,5 kWh yang diklaim bisa menempuh jarak hingga 125 km. Karakter penggerak Step WGN adalah hybrid konvensional, efisien, dan halus. Sedangkan Darion PHEV adalah plug-in hybrid, yang mampu berjalan jauh sebagai mobil listrik murni. Efisiensi Bahan Bakar Honda Step WGN mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata sekitar 16 km per liter dalam pengujian rute kombinasi. Angka ini sudah sangat baik untuk MPV berdimensi besar. Wuling Darion PHEV bahkan mencatat konsumsi hingga 30,3 km per liter pada perjalanan jauh Bali–Jakarta, berkat kombinasi kerja motor listrik dan mesin bensin, serta baterai yang cukup besar. Kesimpulan Honda Step WGN cocok bagi konsumen yang mengutamakan desain fungsional dan abadi, kabin yang fleksibel, rasa berkendara yang stabil dan nyaman, serta sistem hybrid yang halus tanpa perlu pengisian daya eksternal. Wuling Cortez Darion PHEV lebih ideal bagi konsumen yang menginginkan desain lebih agresif dan modern, kabin dengan nuansa premium, serta efisiensi tinggi dengan kemampuan berkendara listrik lebih jauh. Keduanya sama-sama menarik di kelas MPV elektrifikasi, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan, prioritas, dan karakter pengguna. Jika fokus utama pada fungsionalitas khas MPV Jepang, Step WGN terasa pas. Namun, bila menginginkan kemewahan, teknologi, dan efisiensi yang lebih ekstrem, Darion PHEV layak dipertimbangkan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang