Pengguna jalan yang akan melintas dari Jalan Kapten Tendean menuju kawasan Blok M, Jakarta Selatan, diimbau mencari rute alternatif. Pasalnya, tengah dilakukan proses evakuasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak parah setelah tertabrak truk pengangkut mesin bore pile. Selama proses penanganan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB, arus lalu lintas menuju Blok M ditutup dan dialihkan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar proses evakuasi. Kondisi JPO Mampang yang ditabrak truk pengangkut alat berat pada Selasa (14/7/2026) pagi. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus mengatakan, kerusakan JPO cukup serius karena salah satu tiang penyangga terlepas dari fondasinya akibat benturan keras. "Selama proses evakuasi mulai pukul 10.00, arus kendaraan menuju Blok M akan dialihkan,” ujar Bernad, dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026). “Kendaraan dari arah timur dialihkan di depan Polsek Mampang, sedangkan kendaraan dari Warung Buncit diarahkan melalui Underpass Mampang menuju Jalan Gatot Subroto," kata dia. Lalu lintas di sekitar underpass Mampang Prapatan lengang pada Senin (11/6/2018). Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif Untuk mengantisipasi kemacetan, Sudin Perhubungan Jakarta Selatan menyiagakan 20 personel di sejumlah titik strategis. Petugas akan mengatur arus kendaraan mulai dari kawasan turunan Mampang, lokasi JPO yang rusak, hingga lampu lalu lintas Santa. Ilustrasi rekayasa lalu lintas di Jakarta "Kami sudah memitigasi beberapa titik, yaitu di turunan Mampang, lokasi kejadian, termasuk TL Santa. Rekayasa langsung berjalan begitu kendaraan berat evakuasi tiba di lokasi," kata Bernad. Pengguna jalan yang hendak menuju Blok M maupun kawasan sekitarnya diimbau menghindari Jalan Kapten Tendean selama proses evakuasi berlangsung. Dengan memilih jalur alternatif lebih awal, pengendara dapat menghindari antrean kendaraan yang berpotensi terjadi akibat rekayasa lalu lintas. Jalan Kapten Tendean arah Blok M masih padat imbas truk pengangkut alat berat yang menabrak JPO Tendean, Selasa (14/7/2026) pagi. Evakuasi Truk Menunggu Struktur JPO Aman Bernad menjelaskan, truk pengangkut mesin bore pile yang menabrak JPO belum bisa langsung dievakuasi. Kendaraan baru akan dipindahkan setelah struktur jembatan berhasil diturunkan dan dipastikan aman. Sementara itu, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifky Rismal mengatakan, proses penanganan masih menunggu kedatangan alat berat. Sebuah truk crane menabrak JPO di Jalan Kapten Tendean, Mapang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Tahapan pertama yang dilakukan adalah memotong bagian atap JPO sebelum melepas gelagar utama jembatan. "Kita putus dulu, baru kita lepas gelagarnya. Mudah-mudahan menjelang sore proses penanganan sudah selesai dan berjalan optimal," kata Rifky. Selama proses tersebut berlangsung, pengendara diminta mematuhi arahan petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan berkendara.