Geely Auto memanfaatkan ajang Beijing Auto Show 2026 untuk memperkenalkan arsitektur kendaraan off-road energi baru pertama di dunia yang dikembangkan secara native. Arsitektur ini merupakan hasil pengalaman teknis selama 40 tahun dan visi global perusahaan. Didukung ekosistem AI, teknologi ini menghadirkan distribusi torsi cerdas, mode all-terrain pintar, pemulihan kendaraan otomatis, hingga penyesuaian postur bodi berbasis AI. Arsitektur ini mampu menyeimbangkan performa, efisiensi energi, kemampuan off-road, kenyamanan, serta keselamatan, sehingga dijuluki sebagai “King of AI All-Terrain Architectures”. Desain NEV pada arsitektur ini memungkinkan keseimbangan antara kemampuan off-road ekstrem dan kenyamanan berkendara di perkotaan. Penataan baterai, motor, dan sistem kontrol elektronik yang efisien memaksimalkan ruang kabin. Fitur keselamatan meliputi desain baterai tersembunyi dengan struktur pelindung enam lapis, distribusi bobot 50:50 untuk traksi optimal, serta pemisahan sistem bahan bakar, listrik, dan pendingin guna mencegah risiko kebakaran. Selain itu, platform ini mendukung penggunaan baterai dan tangki bahan bakar berkapasitas besar. Dari sisi performa, kendaraan berbasis arsitektur ini dibekali motor P3 bertenaga tinggi di depan dan dua motor independen P4 di roda belakang. Kombinasi ini menghasilkan tenaga lebih dari 1.000 hp dengan akselerasi 0–100 km/jam sekitar empat detik, setara mobil mewah kelas atas. Sistem tiga motor bekerja bersama sensor kendaraan untuk distribusi torsi berbasis AI, sementara diferensial belakang mampu mengunci secara cerdas untuk membantu kendaraan keluar dari kondisi off-road ekstrem. Dukungan sasis ladder frame, suspensi double wishbone, serta sistem manajemen panas khusus memastikan kemampuan jelajah dan handling optimal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang