Geely EX2 di China dipasarkan dengan nama Galaxy Xingyuan. Mobil listrik tersebut menjadi yang terlaris di China sepanjang 2025 di semua kategori. Lalu, bagaimana di Indonesia? Tahun lalu, Galaxy Xingyuan alias EX2 berhasil terjual sebanyak 465.775 unit. Jumlah tersebut bahkan mengalahkan BYD dan Tesla. Untuk pasar Indonesia, Geely Auto Indonesia belum lama ini mengumumkan harga resminya. Tersedia dua varian, yakni Pro dan Max, keduanya dibanderol Rp 200 jutaan. Peluncuran harga spesial Geely EX2 Untuk 2.000 pemesan pertama atau sampai 15 Februari 2026, EX2 diberi harga spesial dengan Rp 259,9 juta (OTR Jakarta) varian Max dan Rp 229,9 juta (OTR Jakarta) untuk varian Pro. Sementara harga normalnya, varian Max Rp 285 juta dan varian Pro Rp 255 juta. Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director of Geely Auto Indonesia, mengatakan, pihaknya tidak bermain di harga, melainkan fitur dan teknologi, serta performa. Sehingga, dirinya yakin EX2 bisa diterima oleh konsumen. "Memang EX2 di China adalah nomor satu di semua segmen untuk satu model tersebut. Tentu saja di Indonesia itu akan menjadi satu barometer tersendiri," ujar Herlijoso, saat pengumuman harga Geely EX2, di Jakarta, belum lama ini. Peluncuran harga spesial Geely EX2 Herlijoso menambahkan, melihat mobil tersebut sangat disukai di China, maka pasti EX2 memiliki nilai lebih. Menurutnya, permintaan EX2 di Indonesia juga besar, sehingga dirinya cukup optimistis mobil ini bisa terjual ribuan unit per bulannya. "Target kami kurang lebih satu bulan (terjual) sekitar 1.000 unit untuk EX2 ini. Sejauh ini, pergerakan SPK-nya masih sejalan dengan target kami," kata Herlijoso. Geely EX2 mulai dirakit secara lokal di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor EX2 sudah mulai dirakit lokal mulai Januari 2026. Perakitannya dilakukan di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor (HIM), yang ada di Purwakarta, Jawa Barat. Disebutkan bahwa kapasitas produksinya per hari bisa mencapai 60 unit. Sehingga, per bulannya bisa mencapai 1.800 unit. Dengan banderol tersebut, EX2 bisa menjadi pilihan yang menarik. Sebelumnya, sudah ada juga mobil listrik yang dibanderol Rp 200 jutaan, seperti Seres E1, VinFast VF 5 dan VF e34, Neta V-II, MG 4 EV, Polytron G3, Wuling Air ev dan BInguo ev, BYD Atto 1, dan Jaecoo J5 EV. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang