— Geely resmi memperkenalkan EX2 sebagai salah satu EV kompak terbaru di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Model ini mengombinasikan harga kompetitif, fitur modern, serta kemampuan fast charging yang disebut mampu mengisi baterai dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 21 menit. Keputusan Geely mengumumkan harga EX2 pada hari pembukaan, Jumat (21/11/2025), menandai keseriusan mereka dalam memasuki pasar kendaraan listrik Indonesia. EX2 hadir dalam dua varian, yakni EX2 Pro seharga Rp 233 juta dan EX2 Max yang dibanderol Rp 273 juta (harga setelah insentif). Keduanya menyasar konsumen yang mencari EV kompak dengan efisiensi tinggi tetapi tetap nyaman untuk penggunaan harian. Dari sisi teknis, EX2 dibangun di atas platform GEA (Global Intelligent New Energy Architecture) yang dirancang khusus untuk mobil listrik. Motor listriknya ditempatkan di belakang dengan konfigurasi Rear-Wheel Drive (RWD). Untuk performa, varian Pro menghasilkan tenaga hingga 85 kW (sekitar 114 hp), sementara EX2 Max menyasar pengguna yang lebih mengutamakan efisiensi serta penggunaan urban yang ringan. Kapasitas baterai menjadi pembeda terbesar antarkedua model. EX2 Pro membawa baterai 40,16 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 410 km (CLTC). Sementara itu, EX2 Max mengandalkan baterai 30,12 kWh dengan jarak tempuh sekitar 310 km (CLTC). Interior Geely EX2 Keduanya memakai baterai LFP buatan CATL yang dipasangi pendingin cair (liquid cooled), sehingga kestabilan suhu lebih terjaga pada penggunaan intensif maupun saat fast charging berlangsung. Salah satu daya tarik utama EX2 adalah kemampuannya menerima pengisian cepat DC. Dalam kondisi ideal, baterai bisa diisi dari 30 persen ke 80 persen hanya 21 menit, menjadikannya salah satu EV dengan pengisian tercepat di segmen harga Rp 200 jutaan. Selain urusan baterai dan performa, EX2 juga menawarkan kabin yang terbilang lapang untuk ukuran EV kompak. Dimensinya, 4.135 mm x 1.805 mm x 1.580 mm dengan wheelbase 2.650 mm, memberikan ruang kaki dan ruang kepala yang lega bagi penumpang baris depan maupun belakang. Lantai baris belakang dibuat flat tanpa gundukan, sehingga membuat posisi kaki lebih nyaman. Total ada 36 kompartemen penyimpanan di dalam kabin, serta bagasi hingga 1.320 liter ketika jok belakang dilipat. EX2 juga menyediakan frunk 70 liter di bagian depan. Masuk ke fitur, EX2 mengadopsi interior modern dengan layar sentral 14,6 inci, panel instrumen 8,8 inci, ambient light 256 warna, serta rangkaian fitur keselamatan aktif Level 2 seperti AEB, Lane Departure Warning, dan Adaptive Cruise Control. Tersedia pula fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil digunakan sebagai sumber daya listrik untuk perangkat eksternal. Dengan kombinasi fast charging 21 menit, kabin yang lega, serta harga yang relatif bersaing, EX2 hadir sebagai salah satu EV paling menarik di GJAW 2025. Varian Pro dan Max jelas dibuat untuk menjangkau dua tipe konsumen berbeda, namun tetap menawarkan value yang kuat di pasar EV kompak yang semakin ramai di Indonesia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.