Pengujian Suzuki eVitara di kombinasi lalu lintas perkotaan Jakarta hingga jalan tol memberikan gambaran yang cukup lengkap soal karakter SUV listrik ini. Tidak sekadar menawarkan akselerasi instan khas kendaraan listrik, tetapi juga racikan kenyamanan, efisiensi, dan teknologi yang terasa matang untuk penggunaan harian. Lincah di Perkotaan, Halus Tanpa Getaran Di tengah kemacetan Jakarta yang identik dengan pola stop-and-go, eVitara langsung menunjukkan keunggulannya. Respons pedal akselerator terasa instan tanpa jeda, namun tetap halus. Suzuki e-Vitara Saat mode Eco diaktifkan, karakter mobil menjadi lebih santun. Akselerasi dibuat lebih lembut sehingga nyaman digunakan dalam kondisi padat, sekaligus membantu menjaga efisiensi energi. Pergerakan dari posisi diam ke kecepatan rendah berlangsung mulus tanpa getaran, memberi kenyamanan ekstra bagi penumpang. Radius putar yang relatif kompak juga memudahkan manuver di jalan sempit maupun area parkir. Sementara pada mode Normal, tenaga terasa lebih seimbang, cukup responsif untuk kebutuhan menyalip tanpa mengorbankan efisiensi. Performa di Tol: Responsif dan Stabil Memasuki jalan tol, mode Sport membuat karakter eVitara berubah lebih agresif. Torsi instan dari motor listrik dimanfaatkan optimal untuk mencapai kecepatan jelajah. hasil akselerasi Suzuki e-Vitara Berdasarkan pengujian menggunakan alat RaceLogic, akselerasi 0–60 km/jam tercatat 4,7 detik, sementara 0–100 km/jam diraih dalam 9,3 detik. Angka ini tergolong impresif untuk sebuah SUV kompak, sekaligus menegaskan karakter responsifnya di jalan bebas hambatan. Stabilitas juga menjadi poin penting. Kombinasi suspensi MacPherson Strut di depan dan multi-link di belakang memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan handling. Mobil terasa mantap (planted) saat melaju di kecepatan tinggi, tanpa gejala limbung berlebihan. Redaman suspensi tergolong matang. Sambungan jalan tol maupun permukaan bergelombang dapat diredam dengan baik, menjaga kenyamanan kabin tetap terjaga. Suzuki e-Vitara ADAS: Berkendara Lebih Ringan Fitur ADAS Level 2 memberikan kontribusi signifikan dalam pengalaman berkendara. Adaptive Cruise Control (ACC) memungkinkan mobil menjaga kecepatan sekaligus jarak aman secara otomatis. Dalam kondisi lalu lintas padat di tol, fitur ini membantu mengurangi kelelahan pengemudi. Ditambah Lane Keep Assist (LKA), mobil mampu menjaga posisi tetap di jalur. Fitur keselamatan lain seperti Autonomous Emergency Braking (AEB) dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA) turut memberikan perlindungan tambahan dalam berbagai situasi. Kenyamanan Kabin Tetap Jadi Prioritas Dari sisi ergonomi, jok semi bucket memberikan dukungan tubuh yang baik, terutama saat perjalanan menengah hingga jauh. Pengaturan jok elektrik memudahkan mendapatkan posisi duduk ideal. Visibilitas ke depan juga cukup luas, meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara. Kabin yang senyap khas mobil listrik membuat perjalanan sekitar 50 km tetap terasa nyaman tanpa kelelahan berarti. Suzuki e-Vitara Efisiensi dan Biaya Pengisian Daya Salah satu poin menarik dari pengujian ini adalah konsumsi energi yang tercatat mencapai 7,3 km per kWh, dengan total jarak tempuh 274 km. Rute yang dilalui mencakup Depok, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan hingga BSD. Selama pengujian, mobil digunakan oleh satu orang dengan gaya berkendara normal, mengikuti kondisi lalu lintas perkotaan. Sebagian besar perjalanan dilakukan di jalan padat. Meski demikian, pengujian juga mencakup jalan tol untuk melihat performa akselerasi, meski dalam porsi terbatas. Artinya, untuk menempuh jarak penuh sejauh 274 km, mobil ini membutuhkan energi sekitar 37,5 kWh. Dengan asumsi tarif pengisian di SPKLU sebesar Rp 2.466 per kWh, maka biaya yang dibutuhkan untuk nemempuh jarak 274 km berada di kisaran Rp 92.475. Angka ini tergolong efisien untuk SUV listrik di kelasnya. Suzuki e-Vitara Regenerative Braking Bekerja Halus Fitur regenerative braking bekerja secara otomatis saat pengemudi melepas pedal gas atau melakukan pengereman. Energi kinetik diubah kembali menjadi listrik untuk mengisi baterai. Dalam kondisi lalu lintas yang sering melambat, sistem ini terasa efektif menjaga efisiensi tanpa mengganggu kenyamanan. Karakter deselerasinya juga halus dan tidak terasa kasar. Kesimpulan Suzuki eVitara menawarkan paket yang cukup lengkap. Di dalam kota terasa lincah dan efisien, sementara di tol mampu memberikan performa stabil dan responsif. Didukung fitur ADAS, kenyamanan kabin, serta efisiensi energi yang baik, SUV listrik ini terasa relevan untuk penggunaan harian hingga perjalanan luar kota. Bagi yang mencari kendaraan listrik praktis tanpa banyak kompromi, eVitara menjadi opsi yang layak dipertimbangkan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang