Transformasi menuju elektrifikasi tidak hanya soal mengganti mesin bensin dengan motor listrik. Pada Suzuki eVitara, perubahan itu terasa jelas lewat desain yang lebih berani, modern, namun tetap mempertahankan DNA SUV khas Suzuki. Kompas.com mendapat kesempatan buat menjajal SUV listrik terbaru dari Suzuki ini. Desain Eksterior Dari luar, eVitara tampil sebagai compact SUV dengan proporsi yang pas, tidak terlalu besar untuk perkotaan, namun tetap menghadirkan aura gagah. Garis bodi tegas berpadu dengan siluet mengotak yang memberikan kesan kokoh, diperkuat oleh overfender serta ground clearance yang cukup tinggi. Ini membuat eVitara tetap terlihat seperti SUV “beneran”, bukan sekadar crossover listrik biasa. Bahas desain Suzuki eVitara Di bagian depan, pendekatan desainnya lebih bersih dan futuristik. Grille dibuat tertutup untuk mendukung efisiensi aerodinamika, sementara lampu utama LED tampil tajam dengan karakter modern. Identitas kendaraan listrik terasa kuat, tetapi tidak berlebihan dan masih ada sentuhan desain Suzuki yang familiar. Sisi samping memperlihatkan keseimbangan antara fungsi dan estetika. Velg berukuran besar mempertegas stance, sementara garis atap yang sedikit melandai memberi kesan dinamis tanpa mengorbankan ruang kepala penumpang. Di bagian belakang, desain lampu dibuat horizontal, memberikan efek visual yang lebar sekaligus stabil saat dilihat dari belakang. Kabin: Minimalis, Digital, dan Lebih Premium Masuk ke dalam kabin, suasana langsung berubah ke arah yang lebih modern dan berteknologi tinggi. Suzuki merancang interior eVitara dengan pendekatan minimalis, namun tetap fungsional dan nyaman digunakan sehari-hari. Desain kabin depan Suzuki eVitara Dashboard menjadi pusat perhatian lewat layar digital besar yang terintegrasi, menggabungkan panel instrumen dan sistem infotainment. Head unit layar sentuh menghadirkan konektivitas lengkap, mulai dari smartphone hingga berbagai fitur hiburan, menjadikannya relevan untuk gaya hidup pengguna urban. Head unit layar sentuh berukuran 10,1 inci dan layar panel instrumen (cluster meter) 10,25 inci. Sistem ini mendukung Apple CarPlay, Android Auto, kamera 360, serta dipadukan dengan sound system Infinity. Tata letak kabin dibuat ergonomis dengan konsep driver-oriented, di mana semua kontrol mudah dijangkau. Desain floating pada konsol tengah menambah kesan futuristik, sekaligus memberikan ruang penyimpanan tambahan yang praktis. Ada juga wireless charging untuk ponsel. Sebagai SUV lima penumpang, eVitara menawarkan ruang kabin yang cukup lega. Wheelbase yang panjang memberikan kenyamanan bagi penumpang belakang. Desain interior Suzuki eVitara Sementara hadirnya panoramic roof membuat kabin terasa lebih luas dan terang. Ini jadi nilai tambah, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Jok dengan desain sporty turut memperkuat karakter mobil ini. Selain tampil menarik, bentuknya dirancang menopang tubuh dengan baik, memberikan kenyamanan baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota. Perpaduan Dua Dunia Suzuki eVitara bisa dibilang sebagai titik temu antara dua dunia: SUV konvensional dan kendaraan listrik modern. Di satu sisi, tampilannya tetap gagah dan fungsional seperti Vitara yang sudah dikenal. Di sisi lain, interior dan pendekatan desainnya membawa nuansa baru yang lebih digital dan futuristik. Baris kedua Suzuki eVitara Inilah yang membuat eVitara menarik. Ia tidak mencoba tampil terlalu “aneh” seperti beberapa mobil listrik lain, tetapi justru menawarkan desain yang familiar, namun sudah berevolusi. Bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa kehilangan karakter SUV, Suzuki eVitara hadir sebagai opsi yang rasional, modern, tetap gagah, dan nyaman digunakan dalam berbagai kebutuhan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang