Prioritas pembangunan manusia melalui program strategis dengan efisiensi anggaran telah menjadi pilihan kebijakan Pemerintah Indonesia pada tahun 2025 lalu. Adapun kebijakan efisiensi anggaran pemerintah telah berdampak signifikan pada operasional transportasi di berbagai wilayah Indonesia. Sebab, ketika pemerintah pusat melakukan efisiensi anggaran secara nasional, subsidi transportasi publik dikurangi atau dihentikan. Sementara itu, banyak pemerintah daerah belum siap secara finansial untuk mengambil alih biaya operasional secara mandiri. Darmaningtyas, pengamat transportasi dari Instran (Institut Studi Transportasi) mengatakan, transportasi umum juga termasuk layanan publik dasar. Maka dari itu, pihaknya sudah beberapa kali berdiskusi dengan pemerintah untuk merevisi UU No. 23 Tahun 2007 yang mengatur transportasi publik. "Kami itu sudah berkali-kali berdiskusi dengan kemendagri supaya merevisi Undang-Undang No 23 itu agar transportasi itu bukan hanya layanan publik, tetapi menjadi layanan publik dasar. Dengan begitu, maka Pemda itu tidak bisa seenaknya seperti sekarang," kata Tyas pada acara diskusi bersama Instran, Kamis (8/1/2026). Biskita Trans Depok Tyas mengatakan, pemerintah dengan mudahnya menghentikan layanan transportasi publik begitu saja hanya karena tidak masuk ke dalam layanan publik dasar. Hal ini terlihat melalui adanya penghentian layanan bus dengan subsidi angkutan umum Buy the service (BTS) seperti Biskita dan Teman bus di beberapa kota, krisis transportasi di Palembang, bahkan penghentian layanan bus perintis di daerah 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan). Maka dari itu, perlu ada langkah strategis berupa identifikasi untuk memastikan bahwa pemotongan anggaran tidak mengorbankan keberlanjutan dan kualitas layanan transportasi sangat diperlukan. "Untuk apa kita punya Menteri Perhubungan tapi tidak memikirkan transportasi publiknya," katanya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang