Pasar mobil listrik di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya berbagai model baru di segmen harga terjangkau. Dua pemain yang cukup menarik perhatian adalah Chery Q dan Aion UT. Keduanya sama-sama mengusung konsep mobil listrik ringkas untuk kebutuhan perkotaan, tetapi menawarkan pendekatan yang berbeda. Chery Q hadir dengan harga lebih terjangkau, sementara Aion UT menawarkan dimensi lebih besar serta pilihan baterai dengan jarak tempuh lebih jauh. Lantas, mana yang lebih menarik antara Chery Q dan Aion UT? Chery Q hadir sebagai The Most Complete Compact EV yang memadukan desain modern, dimensi kompak, serta teknologi dan fitur yang dirancang untuk mendukung mobilitas urban. Desain Chery Q Vs Aion UT Dari sisi tampilan, Chery Q mengusung desain membulat dengan sentuhan modern yang menyasar pengguna perkotaan. Bagian depannya dibuat sederhana dengan lampu utama berbentuk membulat. Sementara itu, Aion UT hadir dengan pendekatan desain hatchback yang lebih rendah dan membulat. Mobil ini memiliki tampilan yang lebih streamline dengan lampu bergaya modern. Secara dimensi, Aion UT sedikit lebih besar dibandingkan Chery Q. Mobil listrik ini memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, serta wheelbase 2.750 mm. Sedangkan Chery Q memiliki panjang 4.195 mm dengan jarak sumbu roda 2.700 mm. Dengan dimensi tersebut, Aion UT menawarkan ruang kabin yang sedikit lebih lega, terutama untuk penumpang belakang. Aion UT Interior dan Fitur Masuk ke kabin, Chery Q menawarkan nuansa modern melalui penggunaan layar hiburan berukuran 15,6 inci Interactive Customized Display yang dipadukan dengan panel instrumen digital. Sistem infotainment mobil ini sudah menggunakan chipset Qualcomm 8155 dan mendukung konektivitas Apple CarPlay serta Android Auto. Untuk menunjang hiburan selama perjalanan, tersedia sistem audio dengan enam speaker. Sementara itu, Aion UT hadir dengan kabin yang mengedepankan kenyamanan. Mobil ini menggunakan platform listrik AEP dan arsitektur elektronik X-Soul yang memungkinkan integrasi berbagai sistem kendaraan. Pada varian Premium, tersedia sejumlah fitur tambahan seperti panoramic roof, kursi elektrik dengan ventilasi, wireless charging, serta fitur semi-otonom. Test drive Chery Q di GIIAS 2026 Performa dan Jarak Tempuh Untuk urusan performa, Chery Q dibekali baterai berkapasitas 42,7 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Motor listriknya menggunakan konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD) dengan tenaga maksimum 122 PS dan torsi 115 Nm. Kecepatan maksimum Chery Q mencapai 135 kpj, sehingga cukup untuk kebutuhan harian di dalam kota maupun perjalanan luar kota. Chery Q juga sudah mendukung Ultra Fast Charging. Pabrikan mengklaim pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 16,5 menit. Selain itu, tersedia fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya 6,6 kW yang memungkinkan kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat elektronik. Aion UT Sementara itu, Aion UT menawarkan dua pilihan baterai. Varian Standard menggunakan baterai 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Sedangkan varian Premium memiliki baterai lebih besar 60 kWh dengan jarak tempuh mencapai 500 kilometer (NEDC). Kedua varian tersebut menggunakan motor listrik dengan tenaga hingga 150 kW dan torsi 210 Nm. Dengan tenaga tersebut, Aion UT memiliki performa yang lebih besar dibandingkan Chery Q. Mobil ini juga sudah mendukung fast charging hingga 87 kW khusus varian Premium. Fitur Keselamatan Dari sisi keselamatan, kedua mobil listrik ini sudah dibekali berbagai fitur bantuan berkendara. Chery Q menawarkan paket Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dengan total 20 fitur. Beberapa fitur yang tersedia meliputi Adaptive Cruise Control (ACC), Integrated Cruise Assist (ICA), Lane Keeping Assist (LKA), Blind Spot Detection (BSD), Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), hingga Autonomous Parking Assist pada varian tertentu. Untuk perlindungan pasif, Chery Q menggunakan struktur bodi dengan 82 persen baja berkekuatan tinggi (High-Strength Steel), enam airbag, serta kamera panorama 540 derajat HD. Sedangkan Aion UT menggunakan struktur bodi dengan 71 persen baja berkekuatan tinggi. Mobil ini diperkuat teknologi one-piece hot-formed double door ring serta struktur Dragon-Bone Embraced Body yang diklaim mampu membantu meredam energi benturan. Aion UT juga dibekali enam airbag, termasuk side air curtain sepanjang 2,1 meter yang mencakup area pilar A hingga C. Untuk fitur keselamatan aktif, tersedia Automatic Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Lane Departure Warning (LDW), Blind Spot Detection (BSD), hingga Door Opening Warning (DOW). Harga Chery Q Vs Aion UT Dari sisi harga, Chery Q memiliki keunggulan karena berada di kelas yang lebih terjangkau. Chery Q Pure dibanderol Rp 239,9 juta, sedangkan varian Rizz dijual Rp 259,9 juta (OTR Jakarta). Sementara itu, Aion UT ditawarkan dalam dua pilihan varian. Aion UT Standard memiliki harga OTR Jakarta Rp 345 juta, sedangkan varian Premium dibanderol Rp 395 juta. Kesimpulan Chery Q dan Aion UT sama-sama menawarkan daya tarik sebagai mobil listrik perkotaan, tetapi memiliki target konsumen yang berbeda. Chery Q lebih menarik bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan harga terjangkau, fitur lengkap, serta ukuran kompak yang mudah digunakan sehari-hari. Sementara Aion UT menawarkan paket yang lebih besar dengan performa lebih kuat, pilihan baterai lebih besar, serta jarak tempuh hingga 500 kilometer. Jika fokus utama adalah harga dan efisiensi untuk mobilitas harian, maka Chery Q menjadi pilihan yang lebih ekonomis. Namun, bagi pengguna yang membutuhkan ruang lebih lega dan kemampuan perjalanan lebih jauh, Aion UT menawarkan paket yang lebih lengkap.