Mobil transmisi matik. Banyak pengemudi mobil matik masih mengandalkan pedal rem saat menghadapi jalan turunan panjang. Padahal, ada teknik lain yang bisa membantu menjaga kendaraan tetap aman sekaligus mengurangi risiko rem mengalami overheat, yakni memanfaatkan engine brake. Engine brake merupakan teknik memperlambat laju kendaraan dengan memanfaatkan putaran mesin. Pada mobil matik, cara ini dilakukan dengan menurunkan posisi transmisi ke gigi yang lebih rendah secara bertahap. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Teknik tersebut sangat berguna ketika melintasi jalan menurun ekstrem. Sebab jika hanya mengandalkan rem kaki terus-menerus, suhu komponen pengereman bisa meningkat dan berisiko mengalami brake fade atau rem kehilangan daya cengkeram.Berbeda dengan mobil manual yang efek engine brake-nya terasa lebih agresif, sistem pada mobil matik cenderung lebih halus. Hal ini karena perpindahan gigi dan kerja transmisi dikontrol oleh komputer kendaraan. Untuk menggunakan engine brake di mobil matik, dikutip VIVA Otomotif dari Suzuki, Sabtu 9 Mei 2026, pengemudi cukup memindahkan tuas transmisi dari posisi D ke D3, D2, atau L secara bertahap. Langkah ini membantu putaran mesin meningkat sehingga laju kendaraan tertahan tanpa harus terus menekan pedal rem.Namun perpindahan gigi tidak boleh dilakukan sembarangan. Pengemudi disarankan menurunkan transmisi secara bertahap sesuai kecepatan kendaraan agar tidak menimbulkan hentakan berlebihan pada transmisi.Pada beberapa mobil matik, tersedia juga tombol overdrive atau OD. Saat melewati turunan, fitur tersebut sebaiknya dinonaktifkan agar transmisi tidak berpindah ke rasio tinggi dan efek engine brake bisa terasa lebih maksimal. Selain di jalan menurun, engine brake juga berguna saat menghadapi kemacetan padat atau kondisi jalan licin ketika hujan. Teknik ini membantu mobil melambat lebih halus sehingga pengemudi tidak terlalu sering menginjak rem.Meski begitu, engine brake bukan berarti menggantikan fungsi rem sepenuhnya. Pengemudi tetap perlu mengombinasikannya dengan pengereman normal agar kendaraan tetap terkendali dalam berbagai situasi. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menghindari injakan pedal gas ketika engine brake bekerja. Tindakan tersebut justru bisa membuat putaran mesin melonjak dan membebani sistem transmisi.Penggunaan engine brake yang benar bukan hanya membuat berkendara lebih aman, tetapi juga membantu menjaga usia pakai rem menjadi lebih panjang. Karena itu, teknik sederhana ini penting dipahami terutama bagi pengguna mobil matik yang sering bepergian ke daerah berbukit atau pegunungan.