Acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 PT Astra Honda Motor bersama jaringan main dealer menggelar Festival Vokasi Satu Hati atau FeVoSH 2026 sebagai ajang untuk menguji kesiapan siswa sekolah menengah kejuruan memasuki dunia kerja. Kegiatan ini berlangsung di Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center, Deltamas, Jawa Barat, dengan melibatkan puluhan ribu peserta dari berbagai daerah. Total peserta yang terlibat mencapai 30.180 orang yang terdiri dari 26.736 siswa dan 3.444 guru dari 699 SMK mitra binaan di seluruh Indonesia. Proses seleksi dilakukan secara bertahap sejak September 2025 mulai dari tingkat sekolah, regional, hingga nasional. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dari seluruh peserta tersebut, hanya 40 siswa dan 27 guru terbaik yang lolos ke tahap seleksi nasional. Mereka diuji melalui serangkaian penilaian yang memadukan kemampuan teori dan praktik sesuai standar industri sepeda motor.Pada kategori siswa, peserta harus menunjukkan kemampuan menggunakan alat ukur, melakukan perawatan, hingga perbaikan sepeda motor Honda. Penilaian juga mencakup kemampuan menjaga performa kendaraan agar tetap optimal sesuai standar bengkel resmi.Sementara itu, pada kategori guru, penilaian tidak hanya berfokus pada penguasaan teknis. Kompetensi dalam menyampaikan materi dan metode pengajaran juga menjadi bagian dari penilaian yang diperbarui pada tahun ini.General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan ajang ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, Festival Vokasi Satu Hati kami hadirkan sebagai sarana kalibrasi kompetensi siswa dan guru SMK mitra binaan Astra Honda,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Jumat 13 Februari 2026.Selain uji keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait layanan pelanggan. Siswa diperkenalkan pada standar pelayanan di bengkel resmi, mulai dari komunikasi efektif hingga memahami kebutuhan konsumen.Guru juga mendapatkan penguatan metode pembelajaran berbasis praktik industri. Hal ini dilakukan agar proses belajar mengajar di sekolah tetap relevan dengan perkembangan teknologi otomotif dan kebutuhan dunia kerja. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA FeVoSH 2026 juga menjadi bagian dari National Assessment untuk SMK mitra binaan. Penilaian dilakukan untuk melihat kesiapan sekolah dari sisi fasilitas, penerapan kurikulum, serta kompetensi tenaga pengajar.Hasil penilaian tersebut nantinya menjadi dasar pengembangan program pendidikan vokasi roda dua ke depan. Melalui kegiatan ini, AHM ingin mendorong terciptanya lulusan yang siap bekerja dan mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi di industri otomotif.