Booth Honda di IIMS 2026 Penjualan mobil Honda di Indonesia mengalami penurunan cukup signifikan pada awal 2026. Data distribusi terbaru Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Jumat 13 Maret 2026 menunjukkan bahwa performa merek ini jauh lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada Februari 2026 Honda mencatatkan penjualan sekitar 4.688 unit. Angka tersebut turun cukup jauh dibanding Februari 2025 yang mencapai sekitar 7.754 unit. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Jika dihitung secara tahunan, penjualan Honda turun sekitar 39 persen. Penurunan ini menjadi salah satu yang paling besar di antara merek-merek besar yang bermain di pasar otomotif Indonesia.Secara akumulasi dua bulan pertama tahun ini penjualan Honda juga terlihat cukup berat. Total penjualan Januari hingga Februari 2026 tercatat sekitar 8.921 unit.Angka tersebut jauh di bawah periode yang sama tahun lalu yang mencapai lebih dari 16 ribu unit. Artinya penjualan Honda turun hampir setengah dibanding tahun sebelumnya.Penurunan ini membuat posisi Honda di peta persaingan otomotif nasional mulai tertekan. Merek asal Jepang tersebut kini tidak lagi berada di tiga besar penjualan mobil nasional.Dalam beberapa bulan terakhir posisi Honda bahkan disalip oleh sejumlah pesaingnya. Suzuki misalnya berhasil mencatatkan lonjakan penjualan cukup besar pada awal 2026.Selain itu kehadiran merek-merek baru juga mulai memberikan tekanan pada pasar. Pabrikan asal China seperti BYD bahkan sudah mulai menembus jajaran enam besar penjualan mobil nasional.Di sisi lain Honda diketahui tidak terlalu sering melakukan pembaruan besar pada beberapa model yang dipasarkan di Indonesia. Sejumlah produk yang dijual saat ini masih berasal dari generasi yang sama dalam beberapa tahun terakhir.Di segmen city car misalnya Honda masih mengandalkan Brio yang menjadi salah satu model paling populer di pasar nasional. Model ini terakhir mendapatkan penyegaran besar pada 2023.Brio sendiri selama ini dikenal sebagai kontributor terbesar terhadap penjualan Honda di Indonesia. Mobil tersebut dipasarkan dalam beberapa varian yang menyasar konsumen mobil pertama.Selain Brio, Honda juga memiliki beberapa model di segmen SUV kompak seperti HR-V dan WR-V. Kedua kendaraan tersebut menyasar konsumen yang mencari mobil bergaya sport utility vehicle dengan ukuran lebih ringkas.Namun jika melihat lini produknya, penyegaran pada model SUV Honda juga tidak terlalu sering dilakukan. HR-V generasi terbaru diperkenalkan di Indonesia pada 2022 dan hingga kini belum mendapat facelift besar.Sementara WR-V pertama kali diluncurkan pada akhir 2022. Hingga saat ini model tersebut masih dipasarkan tanpa perubahan signifikan pada desain maupun fitur.Honda juga memiliki model BR-V yang bermain di segmen kendaraan keluarga dengan konfigurasi tujuh penumpang. Generasi terbaru mobil ini diluncurkan di Indonesia pada 2022.Sejak peluncurannya, BR-V juga belum mendapatkan pembaruan desain maupun teknologi yang cukup signifikan. Model tersebut masih dipasarkan dalam bentuk yang relatif sama seperti saat pertama kali diperkenalkan.Di sisi lain pasar otomotif Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mulai diwarnai oleh kehadiran kendaraan elektrifikasi. Sejumlah produsen otomotif sudah menghadirkan mobil listrik maupun hybrid di pasar domestik.Beberapa merek seperti Toyota, Hyundai hingga BYD bahkan sudah memiliki beberapa model elektrifikasi yang dipasarkan secara resmi di Indonesia. Produk-produk tersebut juga terus mendapat pembaruan teknologi. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Honda sendiri baru mulai menghadirkan produk elektrifikasi untuk pasar Indonesia. Salah satu model yang saat ini dipasarkan adalah CR-V RS e:HEV yang menggunakan teknologi hybrid.Selain model tersebut, pilihan kendaraan elektrifikasi Honda di Indonesia masih terbilang terbatas. Sebagian besar lini produk Honda yang dijual saat ini masih menggunakan mesin bensin konvensional.