Buat yang ingin turing Lebaran naik motor matic kesayangan, ganti v-belt CVT tidak boleh asal-asalan. Yap, ganti v-belt motor matic selalu disarankan untuk pakai yang sesuai tipe motornya. Soalnya biarpun mirip-mirip antara tiap motor matic, nyatanya ukuran v-belt bisa berbeda. Bahkan dari ketebalan, panjang dan lebar v-belt yang tidak cocok bisa bikin performa motor jadi tidak enak. "Misal saling tukar merek v-belt seperti Yamaha dan Honda biarpun ukurannya mirip tapi tidak disarankan dipasang," ungkap Ryan Fasha pemilik bengkel K.1 Garage. "Kalau kita pakai v-belt yang lebih panjang dari ukuran standarnya pasti responsnya jadi telat," lanjutnya. "Kalau terlalu pendek efeknya malah bikin gredek," tambah Ryan di Jl. Mas Indah 14 Perum Papan Mas Blok G40 No.6, Bekasi, Tambun. V-belt yang terlalu lebar dari ukuran standarnya juga bisa bikin gredek dari area CVT. "Belum lagi kalau di motor-motor keluaran Honda terbaru dia pakai model double teeth dimana geriginya ada dua, yang ini tidak boleh diganti pakai yang geriginya cuma satu," lanjutnya.