BYD kembali bikin gebrakan. Kini, mereka kedapatan menguji coba pickup terbaru yang masih terbungkus kamuflase di jalan raya China. Kendaraan tersebut digadang-gadang akan menjadi penantang Toyota Hilux dan Ford Ranger.Dikutip dari Carnewschina, Senin (13/4), pickup itu punya desain fascia depan mirip lini Dynasty milik BYD. Meski belum ada konfirmasi resmi, banyak yang menduga model tersebut bakal dijual lewat jaringan Dynasty, bukan sebagai kendaraan off-road pada umumnya. Menariknya, mobil itu terlihat berbeda dari BYD Shark yang diproyeksikan untuk pasar ekspor. Artinya, BYD kemungkinan sedang mengembangkan versi lebih spesifik untuk konsumen domestik.Pickup Double Cabin BYD. Foto: Doc. CarscoopsRumor yang beredar menyebut, pickup tersebut bakal mengusung sistem plug-in hybrid (PHEV) yang lebih terjangkau, bukan versi performa tinggi seperti untuk pasar global. Strategi tersebut diklaim cocok dengan karakter pasar pickup di China yang masih mengutamakan fungsi dan harga.Sinyal keseriusan BYD makin kuat setelah Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT) memberikan lampu hijau bagi pabrik BYD di Zhengzhou untuk memproduksi kendaraan kategori truk plug-in hybrid. Meski belum menyebut model spesifik, izin tersebut menjadi langkah penting untuk pabrikan.Pengujian di jalan dan persetujuan produksi yang datang hampir bersamaan menunjukkan proyek tersebut sudah memasuki babak akhir. Peluncuran resminya digadang-gadang akan digelar dalam waktu dekat.Sebelumnya, BYD memang lebih fokus menggarap pasar luar negeri untuk segmen pickup. Mereka telah mengenalkan BYD Shark sebagai pickup double kabin perdana. Namun, kendaraan tersebut hanya dikhususkan untuk pasar ekspor, bukan domestik.Pasar pickup di China memang masih lebih kecil dibandingkan pasar mobil penumpang. Namun, angkanya terus berkembang usai terdorong tingginya permintaan di segmen komersial dan gaya hidup. Pabrikan lokal seperti Great Wall Motor (GWM) masih mendominasi kategori tersebut.Saat ini, BYD menempati peringkat ketujuh dalam penjualan pickup dengan total 39.466 unit. Seluruhnya berasal dari permintaan di luar negeri.