BYD Indonesia menjelaskan alasan dibalik penyesuaian harga jual mobil listrik ringkas termurahnya, Atto 1, hingga Rp 10 juta. Saat ini, Atto 1 varian Dynamic dijual Rp 205 juta, naik dari sebelumnya Rp 199 juta. Sementara pada varian Long Range kini dipasarkan Rp 245 juta dari sebelumnya Rp 235 juta. Head of PR & Government Relations BYD Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan perubahan banderol tersebut berkaitan dengan penyegaran produk yang akan segera diperkenalkan. BYD Atto 1 menjajal jalanan Bandung-Garut. "Bukan naik harga, tapi kami lakukan improvement," kata Luther di Jakarta, Selasa (12/5/2026). Menurut dia, pengembangan yang dimaksud tidak hanya sebatas facelift, tetapi juga mencakup penambahan varian baru untuk memperluas pilihan konsumen. "Kami memastikan dalam waktu dekat untuk menginformasikan secara resmi pengembangan apa, development apa di produk Atto 1 ini," katanya. "Kedua, memang kami ada berencana menambah varian baru untuk melengkapi segmen market tertentu di Atto 1 yang ingin masih tetap punya akses memiliki kendaraan EV yang accessible gitu," ujar Luther lagi. Sebagai informasi, BYD Atto 1 pertama kali meluncur di Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada Juli 2025. BYD Indonesia resmi meluncurkan BYD Atto 1 di Bandung. Saat debut, mobil listrik ini dijual Rp 195 juta untuk varian Dynamic dan Rp 235 juta pada tipe Premium. Dari sisi spesifikasi, city car dengan panjang 3,92 meter tersebut menggunakan baterai 30 kWh pada varian Dynamic dengan jarak tempuh hingga 300 kilometer. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang