Antrean panjang kendaraan di SPBU sempat membuat aktivitas masyarakat terganggu. Khususnya seperti yang terjadi di wilayah Sumatera dalam beberapa waktu terakhir. Tidak sedikit pengemudi yang harus menunggu selama beberapa jam untuk mendapatkan BBM, terutama solar dan Pertalite, akibat pasokan yang belum optimal di sejumlah wilayah. Meski begitu, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeklaim bahwa antrean mulai berangsur normal, setelah distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) diperkuat dalam beberapa hari terakhir. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas berinteraksi dengan masyarakat yang mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Medan, Sumut, Jumat (17/7/2026) BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga menyebut kondisi stok BBM saat ini dalam keadaan aman dan pasokan terus ditambah untuk mengurai antrean yang sempat menjadi perhatian masyarakat. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, penguatan pasokan dilakukan setelah dua kapal selesai melakukan pemuatan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite. “Sehingga dengan rutinitas (masyarakat) sehari-hari, insyaAllah sudah dapat mengurai antrean di SPBU yang tersebar di wilayah Sumatera Utara ini,” ujar Wahyudi, dikutip dari keterangan resmi, Selasa (21/7/2026). Penerapan Biosolar B50 Distribusi diperkuat Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Pertamina menambah sekitar 35 persen awak mobil tangki dan armada distribusi. Selain itu, mekanisme alih suplai dari FT Siantar, FT Kisaran, dan FT Lhokseumawe juga dijalankan untuk memperkuat pasokan ke wilayah Medan. Distribusi melalui Pelabuhan Belawan dan Labuhan Deli turut dioptimalkan agar suplai ke SPBU meningkat. “Ini menambah peningkatan untuk suplai kepada SPBU hingga 120 sampai 125 persen. Kita terus meminta menyegerakan dari kondisi kemarin yang semula 112 persen menjadi 120-125 persen. Ini upaya terbaik untuk mengurai antrean di SPBU yang menjadi perhatian masyarakat,” kata Wahyudi. Antrean diklaim berkurang BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU di Kota Medan yang sebelumnya mengalami antrean panjang. Hasil monitoring menunjukkan distribusi solar dan pertalite berjalan lancar dengan kondisi stok yang terus dijaga. “Semua stok kita top up terus kontinyu sampai benar-benar kondisi SPBU full tank dapat melayani masyarakat secara baik,” ujar Wahyudi. Antrean mengular BBM Pertalite di SPBU Pertamina Nusukan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026) “Hanya ada 2-3 mobil, artinya hampir mendekati tidak ada antrean. Kita monitor terus untuk percepatan distribusi BBM di Sumatera Utara agar kembali normal,” kata dia Pemerintah dan Pertamina memastikan pengawasan distribusi akan terus dilakukan hingga pelayanan di seluruh SPBU kembali berjalan normal dan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi tanpa hambatan.