Musim libur sekolah menjadi periode sibuk bagi industri bus pariwisata. Tingginya mobilitas masyarakat membuat bus lebih sering beroperasi dibandingkan hari biasa. Kondisi tersebut ternyata turut berdampak pada bisnis aksesori bus. Permintaan terhadap berbagai perlengkapan pendukung kendaraan ikut mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya aktivitas bus pariwisata selama musim liburan. Bus Pariwisata Pemilik usaha aksesori bus Moreno Airhorn, Suprapto, mengatakan, peningkatan penggunaan bus pariwisata selama musim libur sekolah turut mendorong minat pemilik Perusahaan Otobus (PO) maupun pengemudi untuk melakukan penambahan aksesori pada kendaraannya. "Bus pariwisata memiliki intensitas penggunaan yang lebih tinggi ketika memasuki masa liburan sekolah. Pada periode tersebut, bus pariwisata bisa beroperasi lebih sering dibandingkan hari biasa. Maka dari itu biasanya kami akan lebih sibuk jelang musim libur sekolah," kata Suprapto kepada Kompas.com di Bubulak, Bogor, Selasa (30/9/2026). Menurutnya, frekuensi operasional yang meningkat membuat pemilik maupun pengemudi bus memiliki perhatian lebih terhadap kondisi dan tampilan bus. Ragam pilihan klakson angin telolet di Moreno Airhorn, Bogor Selain melakukan perawatan, sebagian pemilik bus juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempercantik kendaraan maupun menambah perangkat yang menunjang kenyamanan dan karakter bus. "Frekuensi operasional yang lebih padat membuat kebutuhan terhadap aksesori dan perlengkapan bus juga ikut meningkat," kata Suprapto. Ragam Aksesori Salah satu aksesori yang masih menjadi bagian dari tren di kalangan bus pariwisata adalah klakson telolet atau air horn. Aksesori tersebut tidak hanya berkaitan dengan fungsi sebagai perangkat suara, tetapi juga menjadi salah satu ciri khas yang melekat pada bus. "Aksesori seperti basuri, lampu LED, strobo, hingga perangkat audio biasanya yang kerap dicari," Suprapto. Adapun untuk pemasangan aksesori tersebut Suprapto membuat dua metode. Bus bisa langsung datang ke lokasinya, atau tim teknisinya yang datang ke lokasi bus tersebut. Namun akan ada biaya tambahan bila tim teknisi yang datang ke lokasi bus.