MAB Solarky Sun V merupakan mobil listrik mikro baru yang dijadwalkan meluncur di Indonesia pada pertengahan 2026. Sun V menjadi mobil listrik bertenaga baterai dengan tambahan panel surya pertama yang dirakit lokal di Indonesia. Perakitan kendaraan dilakukan di pabrik MAB di Demak, Jawa Tengah. Proyek ini lahir dari kolaborasi antara PT Mobil Anak Bangsa (MAB) sebagai perakit lokal, Solarky Hong Kong selaku pemilik teknologi, serta PT Fortuna Ventura Investindo sebagai distributor resmi. MAB Solarky Sun V Secara desain, Sun V tampil unik dan mudah menarik perhatian di jalan. Mobil ini mengusung konsep boxy atau mengotak yang kini populer di segmen kendaraan listrik mikro. Sekilas desain Solarky Sun V mengingatkan pada rivalnya asal Vietnam, yakni VinFast VF 3, yang juga mengusung konsep SUV listrik mikro bergaya boxy. Dimensinya memiliki panjang 3.150 mm, lebar 1.491 mm, dan tinggi 1.590 mm tanpa panel surya atau 1.700 mm dengan panel surya. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.070 mm. MAB Solarky Sun V Bagian depan menjadi area paling mencolok dengan fascia sederhana dan grille tertutup berwarna hitam mengilap yang menegaskan identitas mobil listrik. Sisi kanan dan kiri, terdapat lampu utama berbentuk bulat dengan aksen lingkaran LED yang menghadirkan nuansa retro modern ala kei car Jepang. Dimensi bodinya terlihat sangat ringkas dengan overhang pendek, sehingga memberi kesan lincah untuk penggunaan perkotaan. MAB Solarky Sun V Pada bagian atap, desain dibuat kontras menggunakan warna hitam yang dipadukan dengan bodi putih sehingga menciptakan efek two tone dan memperkuat karakter playful kendaraan. Salah satu elemen paling menarik adalah panel surya yang terintegrasi di bagian atap. Solar panel tersebut dapat dibuka saat diperlukan untuk membantu proses pengisian daya baterai. Selain memberi kesan futuristis, fitur ini membuat tampilan Solarky Sun V terlihat seperti kendaraan konsep modern. MAB Solarky Sun V Beralih ke sisi samping, desain dibuat minim lekukan. Fender hitam tebal di area roda menghadirkan nuansa SUV mungil, sementara pelek 13 inci menjaga proporsi mobil tetap seimbang. Pilar A hingga pilar C dibuat gelap sehingga menghasilkan efek floating roof. Pada bagian belakang, desain tetap mempertahankan tema sederhana namun unik. Lampu belakang dibuat vertikal dengan bentuk kotak membulat. Sementara itu, cover menyerupai rumah ban cadangan di pintu bagasi menjadi elemen visual yang langsung mencuri perhatian. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang