Salah satu fitur unggulan yang dibawa Chery Tiggo 9 CSH, yaitu Vehicle to Load (V2L). Teknologi ini memungkinkan SUV plug-in hybrid (PHEV) tersebut berfungsi sebagai sumber listrik eksternal untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik, mulai dari laptop, rice cooker, kompor listrik, hingga perlengkapan berkemah. Di Indonesia, Tiggo 9 CSH mendukung fitur V2L dengan daya hingga 6,6 kW, sehingga mampu menyuplai listrik untuk berbagai kebutuhan luar ruang maupun kondisi darurat. Panduan Pakai V2L Mencoba Fitur V2L Chery Tiggo 9 CSH Cara menggunakannya pun cukup mudah. Pertama, pastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman sebelum mengaktifkan fitur V2L. Setelah itu, hubungkan adaptor atau konektor V2L ke port pengisian daya kendaraan. Bila menggunakan stopkontak yang tersedia di dalam kabin, pengguna cukup menyambungkan perangkat elektronik ke soket tersebut. Langkah berikutnya, mengaktifkan menu Vehicle to Load melalui layar infotainment. Pengguna dapat mengatur batas minimum kapasitas baterai yang ingin dipertahankan agar kendaraan tetap memiliki daya yang cukup untuk melanjutkan perjalanan. Setelah pengaturan selesai, aktifkan fungsi V2L dan perangkat elektronik yang terhubung akan langsung memperoleh suplai listrik dari baterai mobil. Selama proses berlangsung, pengguna disarankan memantau indikator pada sistem kendaraan untuk memastikan penyaluran listrik berjalan normal. Jika telah selesai digunakan, lepaskan perangkat dari konektor, kemudian matikan fungsi V2L agar sistem kembali ke mode normal. Secara teknis, fitur ini bekerja dengan memanfaatkan energi listrik yang tersimpan di baterai traksi kendaraan. Arus searah (DC) dari baterai kemudian diubah menjadi arus bolak-balik (AC) melalui inverter, sehingga dapat digunakan oleh perangkat elektronik yang umumnya membutuhkan listrik AC. Spesifikasi Chery Tiggo 9 CSH Pada Chery Tiggo 9 CSH, fitur tersebut didukung sistem Chery Super Hybrid (CSH) yang memadukan mesin bensin 1.5 liter turbo dengan motor listrik dan transmisi 3-speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT). Untuk pasar Indonesia, SUV ini menawarkan tenaga sistem hingga 395 PS, torsi gabungan 650 Nm, akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,4 detik, serta jarak tempuh listrik murni lebih dari 180 km dan jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.400 km. Selain V2L, Tiggo 9 CSH juga dibekali baterai berkapasitas besar yang mendukung pengisian daya AC dan DC, sistem parkir otomatis (Automatic Parking Assist), layar infotainment 15,6 inci, panoramic sunroof, serta berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS). Berkat kemampuan V2L hingga 6,6 kW, Tiggo 9 CSH tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan untuk mobilitas sehari-hari, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik portabel saat berkemah, piknik, bekerja di luar ruangan, maupun ketika terjadi pemadaman listrik.