Mobil Anak Bangsa (MAB) memperkenalkan Solarky Sun V sebagai mobil listrik mungil yang dibekali panel surya untuk membantu mengisi ulang baterai kendaraan. Secara spesifikasi, Solarky Sun V dibekali motor listrik bertenaga 15 kW atau setara 20,1 Tk dengan torsi maksimum 85 Nm. Mobil ini mampu melaju hingga kecepatan 80 kilometer per jam, sementara akselerasi 0-50 kilometer per jam diklaim dapat dicapai dalam waktu 6 detik. MAB Solarky Sun V Mobil tersebut menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD) dan dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 10,214 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, jarak tempuhnya diklaim mencapai 151 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Panel Surya Keunggulan utama Solarky Sun V terletak pada pemanfaatan panel surya yang terpasang di bodi kendaraan. Teknologi ini diklaim mampu memberikan tambahan jarak tempuh hingga 55 kilometer per hari. Senior Marketing Manager Communication PT Mobil Anak Bangsa (MAB), Achmad Rofiqi, menjelaskan bahwa panel surya pada Solarky Sun V berfungsi sebagai sumber energi tambahan untuk mengisi ulang baterai kendaraan. MAB Solarky Sun V “Karena konsepnya ini tambahan (additional). Jadi misalnya dalam kondisi cuaca sangat terik dan tidak ada listrik, itu masih bisa dimanfaatkan. Namun memang sifatnya, solar panel ini hanya bisa memberikan tambahan jarak tempuh kurang lebih sekitar 50 kilometer,” ujar Rofiqi kepada Kompas.com, di Bekasi, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Menurut dia, sistem kerja panel surya tersebut memanfaatkan sinar matahari untuk menghasilkan energi listrik yang kemudian disalurkan ke baterai mobil. Energi yang tersimpan nantinya dapat digunakan kembali untuk menambah jarak tempuh kendaraan. MAB Solarky Sun V “Jadi misalnya hanya dipakai ke warung atau antar jemput sekolah. Mungkin kalau rumahnya berada di daerah yang cukup terik, bisa saja tidak perlu membeli listrik. Dipakai pulang, dijemur, dipakai lagi, lalu kembali lagi,” katanya. "Jadi sistemnya segini ya, kan jalan dulu dengan baterai yang ada. Dia isi ulang di solar panel 50 kilometer," ujar Rofiqi. Berdasarkan spesifikasi, pengisian daya baterai baterai dapat dilakukan menggunakan arus AC. Untuk pengisian dari 10 persen hingga 100 persen, dibutuhkan waktu sekitar 8 jam. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang