MAB Solarky Sun V hadir dengan konsep yang cukup unik. Selain mengandalkan baterai, mobil ini punya panel surya di bagian atap yang menjadi daya tarik utama. Saat pertama masuk ke kabin, kesan yang muncul justru cukup mengejutkan. Meski bodinya kompak, ruang kabinnya ternyata terasa lega untuk mobil di kelasnya. Sun V memiliki dimensi panjang 3.150 mm, lebar 1.491 mm, dan tinggi 1.590 mm tanpa panel surya. Sementara jika panel surya terpasang, tinggi kendaraan mencapai 1.700 mm. Wheelbase mobil ini berada di angka 2.070 mm dengan ground clearance 190 mm. Posisi duduk juga cukup nyaman dengan visibilitas ke depan yang tergolong baik sehingga memudahkan pengemudi saat bermanuver di jalan sempit maupun area perkotaan. MAB Solarky Sun V Namun pengaturan setir masih cukup terbatas. Sehingga bisa saja buat beberapa orang akan sulit menemukan posisi berkendara yang benar-benar fleksibel. Masuk ke area interior, desain kabinnya dibuat minimalis. Jok sudah dibalut kulit sintetis dengan kombinasi warna yang cukup menarik sehingga memberi kesan modern. Sayangnya, material kabin masih didominasi plastik keras, sesuatu yang sebenarnya cukup wajar mengingat harga jualnya. Tuas transmisi menggunakan model kenop putar yang ditempatkan di bagian tengah dashboard, memberikan nuansa futuristis khas kendaraan listrik. Saat mulai diajak berjalan, karakter mobil ini langsung terasa ringan. Setirnya sangat enteng sehingga nyaman dipakai berkendara santai di dalam kota. MAB Solarky Sun V Ditambah lagi ukuran ban yang hanya 13 inci membuat mobil terasa lincah ketika diajak bermanuver. Soal rasa berkendara, suspensinya terasa cukup kaku. Namun, karakter tersebut justru punya keuntungan tersendiri karena bodi mobil tidak terlalu limbung saat berbelok maupun berpindah arah. Suspensi depan mengandalkan MacPherson Independent dan suspensi belakang Multi-link Non-independent. Performa Pengujian kali ini memang belum terlalu ekstrem karena mobil hanya dipacu hingga sekitar 50 km per jam. Apalagi di atas kertas, kecepatan maksimal mobil ini memang hanya sekitar 80 km per jam. Untuk performa, Solarky dibekali motor listrik bertenaga 15 kW atau setara 20,1 PS dengan torsi maksimum 85 Nm. MAB Solarky Sun V Kecepatan maksimumnya mencapai 80 km per jam, sedangkan akselerasi 0-50 km per jam dapat dicapai dalam waktu 6 detik. Mobil ini menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD) dan dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 10,214 kWh. Salah satu fitur paling menarik tentu panel surya di bagian atap. Untuk membuka maupun menutupnya, pengemudi harus masuk ke menu khusus di layar tengah. Di sana tersedia pilihan untuk membuka atau menutup panel surya secara elektrik. Proses buka-tutup panel surya terasa cukup praktis. Meski tidak dihitung secara rinci, waktu yang dibutuhkan rasanya sekitar 30 detik menit hingga panel benar-benar terbuka atau tertutup sempurna. Kesimpulan Secara keseluruhan, MAB Solarky Sun V menawarkan pengalaman berkendara yang unik. Memang masih ada beberapa kompromi namun wajar dengan harga kurang lebih Rp 150 jutaan. Keunggulan utama mobil ini ialah teknologi panel surya sebagai nilai jual. Secara keseluruhan mobil ini menawarkan karakter yang berbeda dibanding city car listrik pada umumnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang