PT Astra Honda Motor (AHM) memperluas program pendidikan vokasi otomotif ke Papua Barat Daya dengan menggandeng SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong sebagai sekolah mitra binaan. Penerapan pembelajaran Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di sekolah tersebut diresmikan Minggu (14/9/2026). Program ini ditargetkan dapat menjangkau lebih dari 90 siswa setiap tahunnya. Masuknya SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong sekaligus menjadikan Papua Barat Daya sebagai provinsi ke-37 dari total 38 provinsi di Indonesia yang telah memiliki SMK Mitra Binaan AHM. "Dengan peresmian hari ini, Provinsi Papua Barat Daya kini masuk dalam cakupan SMK Mitra Binaan AHM, menjadi yang ke-37 dari total 38 provinsi di Indonesia. Kami berharap dapat mengoptimalkan pemerataan kualitas pendidikan vokasi di Tanah Air agar dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten di industri,” ujar General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin, dalam keterangan resmi, Senin (14/9/2026). Melalui program tersebut, siswa mendapatkan pembelajaran dengan konsep link and match antara sekolah dan dunia industri. Materi yang diberikan mencakup teknologi sepeda motor Honda, ditunjang laboratorium praktik berstandar industri dan fasilitas e-learning. Vokasi otomotif AHM di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya Uji Kompetensi Keahlian Siswa SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong juga dapat mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar di Indonesia. Siswa yang dinyatakan lulus mendapatkan sertifikat UKK Astra Honda dengan kompetensi yang diakui setara mekanik Technical Training Level (TTL) 1 di jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Anetha Ludia Swabra mengatakan, program tersebut diharapkan meningkatkan kompetensi siswa dan guru, termasuk melalui tambahan fasilitas pembelajaran. “Kami sangat bangga dan bersyukur dapat menjadi SMK Mitra Binaan Astra Honda pertama di Papua Barat Daya. Kepercayaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi seluruh siswa dan guru untuk semakin bersemangat dalam kegiatan belajar-mengajar,” kata Anetha. Bergabungnya SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong membuat jumlah SMK Mitra Binaan AHM menjadi 716 sekolah. Program tersebut diklaim menjangkau lebih dari 100.000 siswa setiap tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 sekolah berstatus sebagai TUK untuk pelaksanaan uji kompetensi. AHM bersama jaringan sepeda motor Honda telah menjalankan pengembangan pendidikan vokasi sejak 2010. Program meliputi penerapan kurikulum TBSM Astra Honda, penyediaan peralatan praktik, sepeda motor peraga, simulator, serta sertifikasi tenaga pengajar.