Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Haji Nawi, Jakarta Selatan mulai 10 Januari hingga 19 Juli 2026. Kebijakan tersebut diterapkan seiring pekerjaan lanjutan tahap kedua pembangunan sistem tata air di kawasan Fatmawati yang dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta. Berdasarkan keterangan resmi Dishub DKI Jakarta melalui akun Instagram @dishubdkijakarta, perubahan utama terjadi pada ruas Jalan Haji Nawi, tepatnya dari simpang Jalan Margaguna Raya–Jalan Radio Dalam Raya hingga simpang Jalan Haji Nawi–Jalan Haji Raya. "Pemberlakuan sistem satu arah dari Jalan Fatmawati menuju Jalan Margaguna Raya secara bertahap dilakukan sehubungan dengan pembangunan sistem tata air di kawasan Fatmawati, khususnya di Jalan Haji Nawi," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo dikutip, Sabtu (10/1/2026). Ruas yang sebelumnya diberlakukan dua arah kini menjadi satu arah. Arus kendaraan hanya diperbolehkan melaju dari arah timur menuju barat. Berikut rincian rekayasa lalu lintas yang berlaku selama pengerjaan: 1. Lalu lintas di Jalan Haji Nawi mulai dari simpang Jalan Marga Guna Raya - Jalan Radio Dalam Raya sampai simpang Jalan Haji Nawi-Jalan Haji Raya yang semula 2 (dua) arah akan menjadi satu arah dari arah Timur menuju Barat 2. Lalu lintas dari Jalan Marga Guna menuju Jalan Haji Nawi/Jalan Fatmawati dialihman menuju Jalan Radio Dalam Raya - Jalan Haji Salim 1 - Jalan H Raya - Jalan Haji Nawi. 3. Lalu lintas dari Jalan Hidup Baru menuju Jalan Marga Guna dialihkan melalui Jalan Haji Raya-Jalan Haji Nawi Raya-Jalan Marga Guna Raya-putar balik-Jalan Radio Dalam. 4. Lalu lintas dari JAlan Radio Dalam Raya menuju Jalan Haji Nawi dialihkan menuju Jalan Haji Salim 1-Jalan H Raya-Jalan Haji Nawi. 5. Ruas Jalan Haji Nawi Raya dan Jalan Haji Raya sampai Jalan Fatmawati masih dua (2) arah. Lalu lintas di depam SMP Pangudi Luhur, Jalan Haji Nawi Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2015). Lalu lintas di jalan tersebut cukup padat seusai selesainya reuni akbar SMP PL. Petugas lalu lintas disiagakan di sejumlah titik untuk membantu pengaturan arus dan memberikan informasi kepada pengguna jalan. Rambu-rambu dan pembatas jalan juga telah dipasang di lokasi terdampak. Pengendara diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta menyesuaikan rute perjalanan. Mengingat durasi proyek cukup panjang, perencanaan perjalanan dinilai penting untuk menghindari kepadatan di kawasan Fatmawati dan sekitarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang