Toyota GR Corolla Toyota kembali memperluas jangkauan pasar hatchback performa tingginya lewat kehadiran Toyota GR Corolla 2025 dengan transmisi otomatis. Model ini menjadi langkah penting bagi Toyota Gazoo Racing, karena untuk pertama kalinya GR Corolla tidak lagi eksklusif dengan transmisi manual. Kehadiran versi otomatis bertujuan menarik konsumen yang menginginkan performa tinggi, tetapi dengan kenyamanan penggunaan sehari-hari yang lebih praktis. Toyota Corolla Cross GR Sport HEV Meski begitu, berdasarkan pengujian mendalam Car and Driver dikutip VIVA Sabtu, 27 Desember 2025, versi otomatis ini membawa sejumlah kelebihan sekaligus kompromi yang patut diperhatikan.Sebelumnya, GR Corolla hanya tersedia dengan transmisi manual 6-percepatan yang menjadi daya tarik utama bagi penggemar mobil sport murni. Pada model 2025, Toyota menghadirkan transmisi otomatis 8-percepatan sebagai opsi tambahan, tanpa mengubah karakter dasar mobil secara signifikan. Transmisi otomatis ini dirancang agar mampu menangani tenaga besar dan bekerja selaras dengan karakter sporty GR Corolla. Dalam mode berkendara Sport, perpindahan gigi terasa cepat dan responsif, meski sensasi keterlibatan pengemudi tetap berbeda dibanding versi manual. Toyota tidak mengubah dapur pacu utama GR Corolla. Mobil ini masih mengandalkan mesin 1.6 liter tiga silinder turbocharged yang menghasilkan tenaga sekitar 300 hp dan torsi 295 lb-ft. Mesin ini dikenal sebagai salah satu mesin tiga silinder paling bertenaga di dunia produksi massal. Tenaga disalurkan ke keempat roda melalui sistem GR-Four all-wheel drive, yang kini dilengkapi diferensial Torsen depan dan belakang sebagai standar. Konfigurasi ini membantu meningkatkan traksi dan stabilitas, baik saat akselerasi agresif maupun melibas tikungan.Dalam pengujian, Toyota GR Corolla 2025 versi otomatis mampu berakselerasi dari 0–60 mph dalam waktu sekitar 5 detik. Angka ini tergolong cepat, namun masih sedikit lebih lambat dibandingkan versi manual.Bobot tambahan dari transmisi otomatis sekitar 30 kilogram lebih berat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa. Meski demikian, performanya tetap impresif untuk sebuah hatchback lima pintu yang legal di jalan raya.Salah satu keunggulan utama versi otomatis adalah kemudahan berkendara, terutama di lalu lintas padat atau penggunaan harian. Tanpa kopling, GR Corolla menjadi lebih ramah bagi pengemudi awam atau mereka yang ingin mobil performa tanpa kerepotan.Namun, karakter dasarnya tetap terasa keras. Suspensi masih kaku, kabin cenderung bising di kecepatan tinggi, dan bantingan tidak bisa disebut nyaman layaknya hatchback biasa. Artinya, meski transmisinya otomatis, GR Corolla tetap bukan mobil santai.Dari sisi konsumsi bahan bakar, versi otomatis sedikit kalah dibanding manual. Namun dalam pengujian jalan tol, GR Corolla otomatis masih mampu mencatat angka yang cukup efisien untuk mobil performa tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa transmisi otomatis tidak sepenuhnya mengorbankan efisiensi.Interior GR Corolla 2025 versi otomatis tidak banyak berubah. Desain kabin fokus pada pengemudi, dengan layar infotainment 8 inci, dukungan Apple CarPlay dan Android Auto, serta kursi sport yang menopang tubuh dengan baik.Namun, ruang baris belakang dan bagasi masih tergolong sempit, menegaskan bahwa mobil ini lebih difokuskan pada performa ketimbang kepraktisan keluarga.Kehadiran transmisi otomatis membuat harga GR Corolla 2025 menjadi lebih mahal, terutama pada varian tertinggi seperti Premium Plus yang bisa menembus angka di atas US$50.000 atau sekitar Rp838 juta. Ini menempatkannya sebagai hatchback performa eksklusif dengan harga yang cukup premium. Toyota GR Corolla di GIIAS 2025Toyota tampaknya menyasar konsumen yang menginginkan sensasi mobil sport tanpa harus mahir mengemudikan transmisi manual, meski harus membayar lebih.Toyota GR Corolla 2025 otomatis menawarkan aksesibilitas lebih luas bagi penggemar mobil performa. Mobil ini tetap cepat, agresif, dan menyenangkan, namun tidak sepenuhnya menggantikan karakter murni versi manual.