Mobil Listrik Mitsubishi Mitsubishi Motors bersiap membuat gebrakan baru di pasar kendaraan listrik global dengan menghadirkan mobil listrik performa tinggi tercepat yang pernah mereka kembangkan. Model EV terbaru ini dikabarkan akan berbasis Foxtron Bria, sebuah hatchback listrik canggih hasil pengembangan Foxtron, perusahaan kendaraan listrik yang berafiliasi dengan raksasa teknologi Taiwan, Foxconn. Logo Mitsubishi Langkah ini menandai perubahan strategi Mitsubishi dalam mempercepat elektrifikasi, dengan memanfaatkan kolaborasi teknologi untuk menghadirkan kendaraan listrik berperforma tinggi dalam waktu lebih singkat.Kolaborasi Strategis Mitsubishi dan Foxtron Foxtron dikenal sebagai perusahaan yang fokus pada pengembangan platform kendaraan listrik modular. Model Foxtron Bria sendiri pertama kali diperkenalkan di Taiwan sebagai hatchback listrik modern dengan performa impresif dan teknologi mutakhir. Mitsubishi memanfaatkan platform tersebut sebagai dasar pengembangan EV barunya, yang nantinya akan mendapat penyesuaian desain, tuning, serta karakter berkendara khas Mitsubishi.Strategi ini memungkinkan Mitsubishi menghadirkan produk EV kompetitif tanpa harus membangun platform dari nol.Performa Paling Kencang dalam Sejarah MitsubishiBerdasarkan spesifikasi Foxtron Bria, mobil listrik Mitsubishi ini diprediksi menjadi EV tercepat yang pernah diproduksi Mitsubishi. Platform Bria menawarkan dua konfigurasi utama:- Varian motor tunggal penggerak roda belakang (RWD) dengan tenaga sekitar 229 hp, mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 6,8 detik.- Varian dua motor dengan sistem AWD, menghasilkan tenaga gabungan hingga 400 hp, dengan akselerasi 0–100 km/jam hanya sekitar 3,9 detik.Angka tersebut jauh melampaui performa kendaraan listrik Mitsubishi sebelumnya, sekaligus menempatkannya sebagai pesaing serius di segmen hatchback listrik performa tinggi.Baterai dan Jarak Tempuh KompetitifMobil listrik ini dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 57,5 kWh. Untuk varian RWD, jarak tempuh diklaim bisa mencapai lebih dari 500 kilometer dalam satu kali pengisian daya, tergantung standar pengujian yang digunakan.Sementara itu, versi AWD dengan dua motor diperkirakan memiliki jarak tempuh sedikit lebih pendek, namun tetap berada di level kompetitif untuk kelasnya, mengingat fokus utama varian ini adalah performa.Dimensi dan Segmen PasarSecara dimensi, kendaraan ini memiliki panjang sekitar 4,3 meter, menjadikannya hatchback listrik kompak yang seukuran dengan Volkswagen Golf. Ukuran ini ideal untuk penggunaan perkotaan, namun tetap menawarkan ruang kabin yang lapang berkat desain khas kendaraan listrik.Mobil ini diproyeksikan menyasar konsumen muda dan profesional yang menginginkan EV praktis dengan performa tinggi, sekaligus menjadi pintu masuk Mitsubishi ke segmen EV sporty.Debut Global Dimulai dari AustraliaMitsubishi disebut akan menjadikan Australia sebagai salah satu pasar perdana untuk mobil listrik ini. Beberapa unit prototipe bahkan telah terlihat menjalani pengujian jalan di negara tersebut, meski belum menggunakan logo resmi Mitsubishi.Pemilihan Australia menunjukkan pentingnya pasar tersebut bagi Mitsubishi, sekaligus menjadi batu loncatan sebelum memperluas pemasaran ke kawasan Asia Pasifik dan wilayah lain.Arah Baru Mitsubishi di Era ElektrifikasiKehadiran EV berbasis Foxtron Bria menegaskan keseriusan Mitsubishi dalam memperkuat lini kendaraan listriknya. Mobil Listrik MitsubishiKolaborasi lintas industri ini mencerminkan tren global, di mana produsen otomotif konvensional bekerja sama dengan perusahaan teknologi untuk menghadapi tantangan transisi menuju kendaraan listrik.Jika meluncur sesuai rencana pada 2026, mobil ini berpotensi menjadi ikon baru Mitsubishi di era EV, sekaligus memperkuat posisi merek tersebut di segmen kendaraan listrik berperforma tinggi.