Ilustrasi setir mobil canggih Industri otomotif terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi kendaraan otonom. Kini, dua perusahaan otomotif terkemuka, Autoliv dan Tensor, memperkenalkan inovasi revolusioner berupa roda kemudi yang dapat melipat dan mundur otomatis ketika mobil beralih ke mode mengemudi otonom. Teknologi ini diumumkan pada Januari 2026 dan direncanakan mulai diproduksi massal pada paruh kedua tahun ini. Ilustrasi mobil yang disematkan setir lipat Tradisionalnya, roda kemudi selalu menjadi pusat kendali pengemudi. Namun, pada kendaraan Level 4 otonom, sistem dapat mengendalikan semua fungsi mengemudi dalam kondisi tertentu tanpa campur tangan manusia. Roda kemudi konvensional bisa menjadi penghalang bagi fleksibilitas interior.Menjawab tantangan ini, Autoliv dan Tensor merancang steering wheel yang bisa melipat dan retract ke dalam dashboard secara otomatis. Saat kendaraan dalam mode otonom, roda kemudi mundur, membuka ruang di depan penumpang untuk meningkatkan kenyamanan dan memberikan fleksibilitas penggunaan kabin. Ruang ini bisa dimanfaatkan sebagai area santai, bekerja, atau duduk lebih leluasa. Roda kemudi lipat ini terhubung dengan sistem otonom Tensor Robocar. Ketika mobil mengemudi secara otomatis, roda kemudi akan mundur, dan saat pengemudi kembali ke mode manual, roda kemudi akan muncul kembali secara otomatis. Keamanan juga menjadi prioritas. Sistem dilengkapi airbag adaptif, yang aktif melindungi penumpang depan saat roda kemudi tersembunyi, dan kembali ke fungsi standar saat dalam mode manual. Hal ini memastikan perlindungan optimal dalam berbagai situasi berkendara. Desain inovatif ini memungkinkan interior kendaraan lebih fleksibel. Dengan roda kemudi tersembunyi, produsen dapat menciptakan kabin yang luas, menambahkan tempat duduk yang dapat diputar, meja kerja, atau area santai bagi penumpang saat kendaraan bergerak sendiri. Konsep ini mendukung ide mobil sebagai ruang multifungsi, bukan sekadar alat transportasi.Tensor Robocar dengan roda kemudi lipat direncanakan mulai diproduksi massal pada paruh kedua 2026, dan akan tersedia di pasar global termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah. Inovasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi kendaraan otonom masa depan.Inovasi roda kemudi lipat ini menandai perubahan paradigma desain kendaraan. Mobil masa depan tidak hanya mengandalkan sistem otonom, tetapi juga mengubah cara manusia berinteraksi dengan kabin dan ruang di dalam kendaraan. Ilustrasi setir mobil yang bisa dilipatPengemudi dapat beralih dari mode manual ke otonom dengan lancar, sambil tetap mendapatkan kenyamanan dan keamanan yang optimal.Dengan teknologi ini, kendaraan otonom masa depan tidak hanya lebih pintar, tetapi juga lebih adaptif terhadap kebutuhan pengemudi dan penumpang, menjadikan mobil sebagai ruang multifungsi yang nyaman dan aman.