Ada Jalan Raya yang Bisa Mengisi Daya Mobil Listrik Saat ini mobil listrik menjadi evolusi besar dalam transportasi, menghadirkan kendaraan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan cerdas. Inovasi seperti pengisian nirkabel saat berkendara. Sistem kendaraan otonom, komunikasi antar kendaraan (V2V), serta penggunaan energi terbarukan akan menjadikan mobil listrik tidak hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari ekosistem pintar yang berkelanjutan. Mobil listrik Toyota bZ 2026 Baru-baru ini ada inovasi transportasi listrik semakin maju di Prancis dengan peluncuran proyek Charge as you Drive di ruas tol A10.Proyek ini menghadirkan teknologi pengisian daya nirkabel (wireless inductive charging) yang memungkinkan mobil listrik, bus, dan truk menerima daya saat melaju, dengan kecepatan pengisian hingga 300 kW setara atau bahkan melebihi pengisian cepat Tesla Supercharger generasi awal. istem ini bisa mengubah paradigma pengisian kendaraan listrik, terutama untuk transportasi jarak jauh dan logistik. Cara Kerja Teknologi Koil induksi tertanam di bawah permukaan jalan sepanjang 1,5 km, dan kendaraan yang dilengkapi receiver khusus dapat mengisi baterainya tanpa berhenti. Sistem ini menggunakan medan elektromagnetik untuk mentransfer daya dari jalan ke kendaraan secara real-time.Hasil pengujian awal menunjukkan daya rata-rata lebih dari 200 kW, dengan puncak di atas 300 kW, memungkinkan pengisian cepat sekaligus menjaga kecepatan normal kendaraan di jalan tol.Proyek ini merupakan kerja sama antara VINCI Autoroutes, operator tol Prancis, dan Electreon, perusahaan teknologi nirkabel yang mengembangkan sistem induktif dinamis.Menurut CEO Electreon, Oren Ezer, teknologi ini adalah yang pertama di dunia yang mampu memberikan daya tinggi secara on-the-move dengan stabil dan efisien, menandai lompatan besar bagi infrastruktur EV global."Ini menandai momen penting dalam perkembangan jalan nirkabel global," ujar Oren Ezer, dikutip VIVA dari Carscoops Senin, 3 November 2025.Salah satu manfaat utama adalah bagi sektor logistik. Truk dan kendaraan angkutan berat bisa melanjutkan perjalanan sambil mengisi daya, mengurangi waktu henti yang selama ini menjadi kendala besar dalam penggunaan EV untuk jarak jauh.CEO VINCI Autoroutes, Nicolas Notebaert, menekankan bahwa teknologi ini juga berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca, mengingat sektor logistik menyumbang lebih dari 16 persen emisi nasional Prancis.Ekspansi GlobalElectreon juga telah mengembangkan proyek serupa di negara lain, termasuk AS, Israel, dan beberapa negara Eropa. Contohnya, proyek uji coba di Michigan dan Utah menggunakan sistem serupa untuk pengisian nirkabel bus dan truk.Di Swedia, jalur “Smartroad Gotland” sepanjang 1,6 km diubah menjadi jalur uji untuk kendaraan listrik nirkabel. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi charge-on-the-move memiliki potensi global dan tidak terbatas pada Prancis saja. Ada Jalan Raya yang Bisa Mengisi Daya Mobil ListrikSalah satu hambatan terbesar mobil listrik adalah waktu pengisian dan kecemasan jarak tempuh (range anxiety). Dengan pengisian saat berkendara, jarak tempuh EV dapat diperpanjang tanpa harus berhenti lama, mengurangi kekhawatiran pengguna, dan membuka peluang untuk kendaraan logistik yang lebih efisien.Jika diadopsi luas, sistem ini berpotensi menjadi standar baru bagi jalan tol dan transportasi EV global.Proyek Charge as you Drive menandai era baru bagi kendaraan listrik: pengisian daya nirkabel saat kendaraan bergerak dengan kecepatan tinggi, efisiensi tinggi, dan potensi dampak besar pada industri logistik serta transportasi ramah lingkungan.Meski masih menghadapi tantangan biaya dan standarisasi, teknologi ini membuka jalan bagi masa depan mobilitas listrik yang lebih praktis dan berkelanjutan.