Perjalanan mudik dengan mobil listrik semakin diminati seiring bertambahnya pilihan kendaraan listrik di pasar dan jaringan pengisian daya yang makin luas. Meski demikian, pengguna tetap perlu memahami strategi berkendara dan pengisian baterai agar perjalanan jarak jauh tetap aman dan nyaman. Aftersales Service Operation Manager Jaecoo Indonesia, Bayu Agus Mustofa, menyarankan pengguna mobil listrik mulai mencari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ketika kapasitas baterai berada di kisaran 20 persen. “Pengguna sebaiknya mulai mencari SPKLU saat baterai berada di sekitar 20 persen. Jangan menunggu sampai benar-benar habis, supaya masih ada cadangan energi jika harus mencari lokasi pengisian yang lain,” kata Bayu kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2026). Menurut Bayu, langkah tersebut penting terutama saat perjalanan mudik yang biasanya melibatkan jarak jauh dan kepadatan lalu lintas. Dengan memantau sisa daya baterai sejak awal, pengemudi dapat merencanakan lokasi pengisian daya secara lebih matang. Kondisi SPKLU di ruas Tol Cipali saat Libur Nataru Selain itu, pengguna juga disarankan memanfaatkan aplikasi navigasi atau aplikasi penyedia SPKLU untuk mengetahui lokasi titik pengisian di sepanjang rute perjalanan. Dengan begitu, pengemudi dapat menentukan titik berhenti yang paling efisien tanpa harus keluar jalur terlalu jauh. Bayu juga mengingatkan pengendara untuk mengemudi secara efisien agar konsumsi energi tetap optimal. Misalnya dengan menjaga kecepatan stabil, menghindari akselerasi mendadak, serta memanfaatkan fitur regenerative braking yang tersedia di mobil listrik. “Perjalanan jauh dengan mobil listrik sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mobil konvensional. Yang penting pengemudi memahami kondisi kendaraan dan merencanakan perjalanan, terutama terkait pengisian baterai,” ujar Bayu. Dengan persiapan yang tepat, mobil listrik dinilai tetap dapat diandalkan untuk perjalanan mudik jarak jauh, sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan efisien. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang