Red Bull RB17 Red Bull Advanced Technologies akhirnya memperkenalkan desain final RB17, hypercar ekstrem yang sejak awal memang diciptakan khusus untuk lintasan balap. Mobil ini dikembangkan di bawah arahan Adrian Newey, sebelum sang maestro aerodinamika hengkang ke Aston Martin tahun lalu. RB17 sama sekali tidak dirancang untuk legal di jalan raya. Seluruh konsepnya fokus pada performa maksimal, aerodinamika brutal, dan sensasi mengemudi yang mendekati mobil Formula 1.Sekilas, karakter RB17 mengingatkan pada Aston Martin Valkyrie AMR Pro. Namun Red Bull membawa pendekatan itu ke level yang jauh lebih liar dan agresif. Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Selasa 6 Januari 2026, mobil ini pertama kali diperlihatkan di Goodwood Festival of Speed pada pertengahan 2024. Sejak saat itu, desainnya terus disempurnakan hingga akhirnya tampil dalam bentuk final.Bagian depan kini menggunakan splitter serat karbon yang lebih matang secara desain. Lampu LED terintegrasi juga diperbarui, membuktikan bahwa detail tetap diperhatikan meski mobil ini hanya dipakai di sirkuit. Perubahan paling mencolok terlihat dari sisi samping. RB17 kini dilengkapi spion sungguhan serta sirip udara ala Formula 1 yang terintegrasi di side pod. Red Bull RB17 Di atap, Red Bull menambahkan shark fin besar yang berfungsi menjaga stabilitas saat melaju kencang. Elemen ini membantu mobil tetap tenang saat menikung maupun melesat lurus di kecepatan tinggi.Bagian belakang tampil semakin ekstrem. Sayap besar yang membentang mengingatkan pada Valkyrie AMR Pro, dipadukan dengan terowongan venturi raksasa di bagian bawah.Posisi knalpot juga mengalami perubahan signifikan. Kini gas buang keluar dari bagian atas mesin, bukan lagi dari area diffuser bawah.Top Gear mendapat kesempatan eksklusif melihat RB17 langsung di fasilitas Red Bull di Inggris. Selain eksterior, interior mobil ini juga diperlihatkan ke publik untuk pertama kalinya.Kabin RB17 sangat minimalis dan fokus balap. Setir bergaya mobil balap dilengkapi layar digital besar sebagai pusat informasi pengemudi.Soal mesin, RB17 tidak main-main. Red Bull bekerja sama dengan Cosworth untuk menghadirkan mesin V10 naturally aspirated berkapasitas 4,5 liter.Mesin ini mampu berputar hingga 15.000 rpm dan menghasilkan tenaga sekitar 1.000 daya kuda. Karakternya diciptakan untuk memberikan sensasi murni, bukan sekadar angka di atas kertas.Menurut direktur teknis Red Bull, Rob Gray, status track-only memberi kebebasan penuh bagi para insinyur. Tanpa aturan jalan raya, RB17 bisa dikembangkan mendekati mobil Formula 1 sungguhan.