Pengguna kendaraan yang akan melintas di kawasan Senayan dan sekitarnya pada Minggu (30/8/2026) pagi perlu menyiapkan rute alternatif. Pasalnya, akan berlangsung dua kegiatan olahraga lari, yakni Run and Rise 2026 dan Sociolla Bestie Pink Run 2026. Kegiatan tersebut digelar mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB. Untuk mendukung kelancaran acara, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah ruas jalan yang bersinggungan dengan jalur kegiatan. Beberapa ruas jalan yang terdampak pengaturan lalu lintas meliputi Jalan Gatot Subroto (segmen Flyover Gerbang Pemuda-Jalan Garnisun), Jalan Masjid Hidayatullah, Jalan Garnisun, Jalan Senopati, serta Jalan Pattimura. Pengendara yang melintas di kawasan tersebut diimbau untuk menyesuaikan perjalanan dan menggunakan jalur alternatif agar terhindar dari potensi kepadatan. Rekayasa Lalu Lintas Kegiatan Lari Selama kegiatan Run and Rise 2026 dan Sociolla Bestie Pink Run 2026 berlangsung, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional pada ruas jalan yang menjadi lintasan peserta. Pengguna kendaraan yang tidak berkepentingan melintas di kawasan tersebut disarankan mencarij alur lain untuk menghindari hambatan perjalanan. Situasi di persimpangan Slipi-Petamburan, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat pada Jumat (28/8/2026) Jalur Alternatif yang Bisa Digunakan Dishub DKI Jakarta menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengguna kendaraan yang terdampak kegiatan. Berikut beberapa pilihan rute yang dapat digunakan: Lalu lintas dari arah Barat: Slipi menuju arah Timur (Cawang): dapat melalui Jalan Gatot Subroto-Jalan MT Haryono dan seterusnya. Slipi menuju arah Selatan (Blok M): dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Lekir I-Jalan Hang Tuah Raya dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Selatan: Blok M menuju arah Barat (Slipi): dapat melalui Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Sultan Iskandar Muda-berputar di atas Underpass Jalan Sultan Iskandar Muda-Jalan Sultan 'Iskandar Muda-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Lingkaran Putri Hijau-Jalan Tentara Pelajar dan seterusnya. Pattimura menuju arah Barat (Slipi): dapat melalui Jalan Pattimura-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Pati Unus-Jalan Pakubuwono VI-Jalan Hang Lekir II-Jalan Hang Lekir I-Jalan Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gatot Subroto dan seterusnya. Kawasan Sriwijaya dan Gunawarman menuju Gelora Bung Karno: dapat melalui Jalan Senopati-Jalan Suryo-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Pati Unus-Jalan Pakubuwono VI-Jalan Hang Lekir II-Jalan Hang Lekir I-Jalan Asia Afrika-Jalan Pintu Satu Senayan dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Timur: Cawang menuju arah Barat (Slipi): dapat melalui Jalan MT Haryono-Jalan Gatot Subroto dan seterusnya. Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang menjadi lokasi kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan, serta memanfaatkan aplikasi navigasi untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time.