Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, seiring digelarnya konser Festival Rakyat Gembira 2026 pada Minggu (19/7/2026). "Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan Konser Festival Rakyat Gembira 2026, di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan rakayasa lalu lintas pada 19 juli 2026 pukul 10.00 wib," tulis keterangan Dishub DKI Jakarta, Sabtu (18/7/2026). Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 10.00 WIB secara situasional untuk mendukung kelancaran kegiatan dan mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara. Dishub DKI Jakarta turut mengimbau masyarakat yang akan melintasi kawasan tersebut agar menyesuaikan rute perjalanan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Rekayasa lalu lintas di sekitar Lapangan Banteng Selama kegiatan berlangsung, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional di sejumlah ruas jalan di sekitar Taman Lapangan Banteng, meliputi: Jalan Lapangan Banteng Utara Jalan Lapangan Banteng Barat Jalan Lapangan Banteng Selatan Pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut disarankan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan. Ilustrasi Rekayasa Lalu Lintas. Rute alternatif dari arah barat Bagi kendaraan yang datang dari arah Juanda menuju Gunung Sahari dapat melalui: Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Dr. Sutomo – Jalan Gunung Sahari; atau Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Budi Utomo – Jalan Gunung Sahari. Sementara kendaraan dari arah Gambir menuju Gunung Sahari dapat melalui: Jalan Perwira – Jalan Katedral – Jalan Pos – Jalan Dr. Sutomo – Jalan Gunung Sahari; atau Jalan Perwira – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Lapangan Banteng Selatan – Jalan Dr. Wahidin Raya – Jalan Gunung Sahari. Rute alternatif dari arah timur Bagi kendaraan dari arah Gunung Sahari menuju Juanda dapat melalui: Jalan Gunung Sahari – Jalan Dr. Sutomo – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Katedral – Jalan Veteran dan seterusnya. Sedangkan kendaraan dari Gunung Sahari menuju Gambir dapat melalui: Jalan Gunung Sahari – Jalan Budi Utomo – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Taman Pejambon dan seterusnya. Jalan Gunung Sahari Jadi Lokasi Balap Liar, Warga: Berisik dan Enggak Bisa Tidur Jalur alternatif lainnya Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif lain bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi konser, yakni: Dari Pasar Baru menuju Senen melalui Jalan H. Samanhudi – Jalan Gunung Sahari – Jalan Pasar Senen dan seterusnya. Dari Kwitang menuju Pasar Baru melalui Jalan Kramat Kwitang – Jalan Senen Raya – Jalan Dr. Wahidin Raya – Jalan Gunung Sahari – Jalan H. Samanhudi dan seterusnya. Dari IRTI Monas menuju Kemayoran melalui Jalan Medan Merdeka Selatan – Jalan M.I. Ridwan Rais – Jalan Arief Rachman Hakim – Jalan Kramat Kwitang – Jalan Senen Raya – Jalan Dr. Wahidin Raya – Jalan Gunung Sahari – Jalan Angkasa dan seterusnya. Dari Kemayoran menuju Gambir melalui Jalan Angkasa – Jalan Gunung Sahari – Jalan H. Samanhudi – Jalan Sukarjo Wiryopranoto – Jalan Hayam Wuruk – Jalan Majapahit – Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan Medan Merdeka Selatan – Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya. Dishub mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan serta memanfaatkan aplikasi navigasi guna mengetahui kondisi lalu lintas secara real time, sehingga perjalanan tetap lancar selama berlangsungnya Festival Rakyat Gembira 2026.